Nalar24.id| TANGERANG — Sore itu langit Kota Tangerang memerah. Di Lapangan A. Yani, Jl. Jenderal Ahmad Yani, ratusan warga dan 685 personel gabungan berdiri tegak. Mereka hadir untuk mengikuti Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, penutup rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu 17 Agustus 2026.
Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan. Sementara yang bertugas sebagai Komandan Upacara adalah Mayor Inf Jefriansen Sipayung, Danramil 01/Tangerang. Adapun Perwira Upacara adalah Kapten Arh Agus Susilo dari Kodim 0506/Tgr.
Suasana khidmat terasa sejak awal. 685 personel dari berbagai unsur hadir. Ada TNI dari Kodim, Yonif, dan Arhanud. Ada Polri dari Polres Tangerang dan Polres Bandara Soetta. Ada juga ASN, Satpol PP, Damkar, Dishub, PGRI, hingga adik-adik Pramuka, Senkom dan PMI.

Tak ketinggalan, para pelajar dari Poltekip, Poltekim, dan STMKG juga turut serta. Begitu pula dengan unsur Kemenag Kota Tangerang. Kebersamaan inilah yang membuat upacara sore itu terasa istimewa.
Puncak acara terjadi saat Paskibraka Kota Tangerang menjalankan tugasnya. Diiringi alunan lagu “Padamu Negeri”, Sang Saka Merah Putih diturunkan perlahan oleh para anggota Paskibraka. Gerakan mereka tegas dan penuh penghayatan. Tepat waktu, bendera sampai di bawah dan diserahkan kepada Wawali Maryono.
Momen itu mengundang haru. Bendera yang di pagi hari dikibarkan dengan bangga, kini diturunkan sebagai tanda berakhirnya peringatan hari kemerdekaan tahun ini.
Dalam amanatnya, Wawali Maryono menyampaikan pesan penting. Ia mengatakan, penurunan bendera adalah pengingat bahwa tugas kita belum selesai.

“Penurunan bendera ini menjadi simbol bahwa perjuangan belum selesai. Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata, disiplin, dan gotong royong untuk Kota Tangerang yang semakin maju,” kata Wawali.
BACA JUGA : 50 Paskibraka Kota Tangerang Dikukuhkan: Tugas Kita Bukan Cuma Kibarin Bendera
Beliau juga mengajak seluruh warga untuk tidak berhenti di perayaan. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Mulai dari bekerja dengan jujur, melayani masyarakat dengan baik, hingga menjaga persatuan.
Wawali mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan pasukan upacara. “Terima kasih untuk dedikasi 685 personel yang bertugas hari ini. Terima kasih juga untuk Paskibraka yang telah menjalankan tugas dengan sempurna,” ucapnya.
Pengamanan upacara dijaga ketat oleh gabungan Polres Metro Tangerang Kota dan Kodim 0506/Tangerang. Berkat pengamanan itu, acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Dengan berakhirnya upacara penurunan bendera, maka secara resmi rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kota Tangerang telah ditutup. Kini saatnya melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan.
(molly)
