HUT ke-394 Kabupaten Tangerang Momentum Merawat Sejarah dan Membangun Peradaban

Ketum GARI,Hendra Primitif. foto/dok : red24.

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang Momentum Merawat Sejarah dan Membangun Peradaban

nalar24.id | TIGARAKSA – Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para leluhur sekaligus merefleksikan arah pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih adil, maju, dan sejahtera.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum LSM Gema Rakyat Indonesia (GARI), Hendra Primitif, dalam pernyataan sikapnya menyambut HUT Kabupaten Tangerang yang jatuh pada 13 Oktober.

Menurut Hendra, Kabupaten Tangerang yang telah berusia hampir empat abad tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Lebih dari itu, sejarah panjang Tangerang harus menjadi pedoman moral bagi generasi penerus, khususnya putra-putri daerah Tigaraksa sebagai ibukota kabupaten.

Ia mengajak generasi muda untuk tidak melupakan akar sejarah dan nilai perjuangan yang menjadi fondasi perjalanan Kabupaten Tangerang hingga berkembang pesat di era modern seperti saat ini.

“Benteng Tangerang dan Tigaraksa bukan sekadar nama dan wilayah, tetapi harus menjadi pengingat akan semangat perlawanan, pertahanan, dan perjuangan masyarakat menghadapi ketidakadilan,” ujar Hendra Primitif, Selasa (13/10/2026).

Semangat perjuangan itu, lanjut Hendra, tercermin dalam keberanian rakyat, termasuk kaum petani, buruh, dan pemuda, dalam memperjuangkan hak, martabat, serta kehidupan yang lebih baik. Nilai-nilai itulah yang menurutnya harus terus dirawat di tengah gempuran modernisasi dan pertumbuhan kawasan industri.

Hendra menilai, Kabupaten Tangerang saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Pertumbuhan penduduk yang pesat, kebutuhan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Karena itu, ia berharap pemerintah pusat memberikan dukungan kebijakan yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi Kabupaten Tangerang. Dukungan tersebut harus sejalan dengan kebutuhan pembangunan yang terus meningkat dan sejalan dengan visi Kabupaten Tangerang yang terus bergerak dan berdampak.

“Sinergi pemerintah pusat dan daerah harus mampu menghadirkan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan dan putra daerah. Jangan sampai pembangunan hanya terpusat di kawasan industri, sementara masyarakat akar rumput tertinggal,” tegasnya.

Bagi GARI, peringatan HUT ke-394 harus dimaknai sebagai pengingat bahwa sejarah adalah pelajaran, pembangunan adalah amanah, dan rakyat adalah tujuan utama dari setiap kebijakan pemerintah.

Hendra menambahkan, keadilan dan kesejahteraan yang merata tidak akan terwujud tanpa keberanian untuk menegakkan kebenaran dan berpihak kepada rakyat kecil. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal pembangunan agar tetap berada pada koridor kepentingan rakyat.

“Merawat sejarah, membangun peradaban, menegakkan keadilan, dan mewujudkan kesejahteraan yang merata adalah tanggung jawab bersama demi masa depan Kabupaten Tangerang,” pungkas Hendra Primitif.

Momentum HUT ke-394 Kabupaten Tangerang tahun ini mengusung tema

“Terus Bergerak, Semakin Berdampak”

Tema tersebut diharapkan bukan hanya menjadi slogan, melainkan menjadi semangat kolektif seluruh stakeholder untuk membawa Kabupaten Tangerang menjadi daerah yang semakin gemilang.

red24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *