TNI AU Kerahkan A400M dan C-130J Super Hercules, Lanud Halim Jadi Pangkalan Pendukung OMC Atasi Karhutla Sumatera-Kalimantan

Pesawat angkut C-130J Super Hercules A-1344 TNI AU dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma mengangkut material Operasi Modifikasi Cuaca OMC untuk penanganan karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Personel TNI AU memuat material Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ke dalam pesawat angkut C-130J Super Hercules A-1344 di Lanud Halim Perdanakusuma untuk mendukung penanganan karhutla di Sumatera dan Kalimantan. Foto: Istimewa / Dispen Lanud Halim - Nalar24.id

Nalar24.id | JAKARTA – TNI Angkatan Udara melalui Lanud Halim Perdanakusuma terus bersinergi dengan BNPB, BMKG, BRIN, dan Kementerian Kehutanan dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Dalam penanganan karhutla, Lanud Halim Perdanakusuma berperan sebagai pangkalan pendukung mobilisasi dukungan pengiriman material Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) melalui jalur udara untuk memperlancar pendistribusian material dan perlengkapan OMC ke wilayah sasaran.

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., menegaskan bahwa Lanud Halim berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam penanganan karhutla melalui sinergi dan koordinasi lintas instansi.

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman ST MM menegaskan komitmen TNI AU bersinergi dengan BNPB BMKG BRIN dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan karhutla
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M. (kanan) meninjau kesiapan pengiriman material OMC untuk penanganan karhutla. Foto: Istimewa / Dispen Lanud Halim – Nalar24.id

“Sinergi ini merupakan wujud komitmen TNI AU dalam mendukung percepatan penanganan karhutla untuk mengurangi dampak kebakaran dan kabut asap bagi masyarakat yang terdampak,” tegas Danlanud.

Dalam penanganan karhutla, TNI AU mengerahkan pesawat angkut A400M dan Super Hercules C-130J dari Skadron Udara 31, guna mendukung pendistribusian material OMC ke Sumatera dan Kalimantan.

(red24)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *