Tangerang Wushu Open Championship, TWOC 2026, Intan Nurul Hikmah, Wushu Tangerang, Universitas Tangerang Raya

Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada atlet wushu di TWOC 2026
Wabup Intan Nurul Hikmah menyerahkan simbolis perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet TWOC 2026. (Foto: Nalar24.id)`

Nalar24.id | TANGERANG – Ratusan atlet muda dari lima provinsi berkumpul di Kabupaten Tangerang. Mereka mengikuti Tangerang Wushu Open Championship TWOC 2026 yang resmi dibuka di Universitas Tangerang Raya, Kamis 15 Oktober 2026.

Sebanyak 442 atlet dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Lampung turun di dua kategori utama, yakni Taolu dengan 29 kontingen dan Sanda dengan 16 tim.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah yang juga Pembina Wushu Kabupaten Tangerang, membuka langsung kejuaraan tersebut. Dalam sambutannya, Intan menekankan Wushu bukan hanya soal kekuatan fisik.

Atlet wushu cilik berbaju biru melakukan jurus pedang saat TWOC 2026 di Universitas Tangerang Raya
Aksi atlet cilik saat tampil di TWOC 2026 di Universitas Tangerang Raya. (Foto: Nalar24.id)

“Wushu bukan sekadar olahraga bela diri yang mengandalkan kekuatan fisik dan ketangkasan, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, konsentrasi, pengendalian diri, sportivitas, serta penghormatan kepada sesama,” ujar Intan.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas. Pemkab Tangerang sendiri berkomitmen mendorong kemajuan olahraga lewat pembinaan atlet dan kompetisi berkelanjutan.

“Prestasi tidak instan. Butuh proses panjang, latihan konsisten, pendampingan pelatih, serta dukungan keluarga,” imbuhnya.

Intan berharap TWOC 2026 bisa melahirkan atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang hingga Indonesia di tingkat nasional dan internasional. Ia juga berpesan agar atlet menjaga sportivitas dan menghormati keputusan juri.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dr. Nana Supiana yang hadir mewakili Gubernur Banten, mengapresiasi TWOC sebagai wadah uji hasil latihan dan penjaringan atlet. Ia menyinggung prestasi Wushu Indonesia yang meraih 5 emas, 3 perak, dan 1 perunggu di SEA Games 2025 Thailand.

Ketua Pengcab Wushu Indonesia Kabupaten Tangerang, Iyon Aritonang, menyampaikan kejuaraan ini strategis untuk meningkatkan pengalaman bertanding atlet sebelum kejuaraan yang lebih tinggi.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet sebagai jaminan keamanan selama bertanding

(bgx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *