Nalar24.id |Bogor — Pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Daerah Irigasi (D.I.) Toblongan II, Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, masih berlangsung. Program yang didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp195 juta tersebut dilaksanakan oleh Kelompok P3A Tirta Gemilang di bawah pembinaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan dimulai pada 17 Juni 2026. Hingga kini, proses pembangunan masih terus dikerjakan oleh kelompok masyarakat dengan pendekatan padat karya yang menjadi ciri khas program P3-TGAI.
Ketua Kelompok P3A Tirta Gemilang, Dedi, mengatakan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Ia memastikan kelompoknya berupaya menjaga mutu pekerjaan agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani.
“Saat ini pekerjaan masih berjalan. Kami bersama seluruh anggota berupaya menyelesaikan pembangunan sesuai rencana dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan. Harapannya, setelah selesai nanti saluran ini dapat memperlancar distribusi air ke lahan pertanian masyarakat,” kata a Dedi.

Sejumlah petani di sekitar lokasi berharap pembangunan tersebut dapat segera rampung sehingga pasokan air menuju area persawahan menjadi lebih stabil, terutama saat memasuki musim tanam.
Program P3-TGAI merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan fungsi jaringan irigasi melalui pemberdayaan masyarakat. Selain membangun atau merehabilitasi saluran irigasi, program ini juga bertujuan memperkuat peran kelompok petani dalam mengelola dan memelihara infrastruktur pengairan secara berkelanjutan.
Selama proses pembangunan berlangsung, kualitas pelaksanaan tetap menjadi perhatian. Pengawasan dari pemerintah, pendamping lapangan, dan masyarakat dinilai penting untuk memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal setelah proyek selesai.
(Erik)
