Renovasi Musala Islahuddaroin Kebon Besar Dimulai, Wawali: Jadi Pusat Kebersamaan Warga

wawali maryono peletakan batu pertama musala islahuddaroin
Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono melakukan peletakan batu pertama renovasi dan perluasan Musala Islahuddaroin di Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Minggu (02/08/2026). FOTO: avriyani/Nalar24.id

Nalar24.id | TANGERANG – Renovasi dan perluasan Musala Islahuddaroin di Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper resmi dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, Minggu (02/08/2026).

Maryono berharap perluasan ini tidak hanya menghadirkan ruang ibadah yang lebih luas, tetapi juga menghidupkan kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

“Musala bukan hanya tempat untuk melaksanakan ibadah. Musala juga menjadi tempat tumbuhnya kebersamaan, tempat anak-anak belajar Al-Qur’an, tempat masyarakat mempererat silaturahmi, dan tempat berbagai kebaikan tumbuh di tengah lingkungan kita,” tutur Maryono.

Apresiasi Gotong Royong Warga
Wawali mengapresiasi para pengurus, panitia, donatur, tokoh masyarakat, dan warga yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan tersebut.

wawali maryono potong tumpeng musala islahuddaroin
Wawali Maryono memotong tumpeng dalam acara syukuran peletakan batu pertama Musala Islahuddaroin Kebon Besar Batuceper. FOTO: avriyani/Nalar24.id

Menurutnya, kota yang maju tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas masyarakatnya.

“Keberadaan musala seperti ini memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang baik,” ujarnya.

Maryono juga mengajak warga untuk bersama-sama memakmurkan Musala Islahuddaroin.

“Mari kita ramaikan dengan salat berjamaah, pengajian, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan generasi muda, serta berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ajaknya.

BACA JUGA : Kemenag Tangerang Lepas 16 Bus Jamaah ke Monas: Dzikir Kebangsaan HUT RI ke-81

“Jadi, yang kita perluas bukan hanya bangunannya, tetapi juga kegiatan dan manfaatnya bagi warga,” tambahnya.

Ia berharap Musala Islahuddaroin dapat menjadi pusat kebaikan sekaligus ruang tumbuh bagi generasi yang cinta Al-Qur’an, berakhlak, dan peduli terhadap lingkungan serta sesama.

“Insya Allah, jika musala ini terus kita hidupkan bersama, ibadah, silaturahmi, kepedulian, dan berbagai kebaikan di tengah masyarakat juga akan semakin tumbuh,” pungkas Maryono.

(Avriyani)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *