Dedi Muhdi Minta Stop Rencana Pungutan Ratusan Juta di SMAN 33

Anggota DPRD Banten Fraksi PAN,Dedi Muhdi lakukan sidak di SMKN 33 Kab Tangerang. foto/dok : red24 .

Dedi Muhdi Minta Stop Rencana Pungutan Ratusan Juta di SMAN 33

nalar24.id | TANGERANG RAYA – Dedi Muhdi Anggota DPRD Banten Fraksi Partai Amanat Nasional yang juga anggota Komisi V menerima aduan dan laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) di SMAN 33 Kabupaten Tangerang.

Menindaklanjuti aduan dan laporan tersebut, tanpa menunggu lama,sekitar pkl.09.30 wib Dedi Muhdi langsung sidak dan datang ke sekolah tersebut. Selasa,11 Agustus 2026.

Dedi Muhdi di lokasi sekolah SMAN 33 yang terindikasi lakukan pungli. foto/dok : red24 .

Dari hasil sidak ternyata betul ditemukan adanya rencana Pungutan liar yang telah di sepakati oleh pihak sekolah dan yang mengatasnamakan komite orang tua,kisaran nilainya bila di total ratusan juta rupiah. Dari hasil temuan itu, Dedi Muhdi meminta agar sekolah menghentikan rencana pungutan tersebut, karena melanggar peraturan serta akan memberatkan orang tua.

“Saya minta kepada sekolah untuk menghentikan rencana pungutan tersebut, karena hal itu melanggar peraturan dan membebani orang tua dan siswa” tegas Dedi .

Selain itu menurut mantan Ketua HIPMI Banten ini, Sekolah Negeri itu semuanya sudah dibiaya oleh Negara dan Pemerintah Daerah, baik infrastruktur dan operasionalnya.

“Sekolah Negeri itu sudah dibiayai baik pakai APBN maupun APBD, dari operasional maupun infrastrukturnya”, lanjut Dedi yang beken di sapa DM ini.

Dari temuan Dedi Muhdi, uang ratusan juta dari hasil pungutan itu rencananya akan digunakan salah satunya untuk beli kipas dan speaker serta fasilitas sekolah lainnya.

“Tadi kami tanya uang ratusan juta itu untuk apa, ternyata untuk beli kipas dan speaker, ini sangat tidak rasional dan harus di hentikan pungutannya”, ujarnya.

Didik selaku Kepala Sekolah betul mengakui adanya rencana pungutan tersebut yang akan di kelola oleh Komite Sekolah sebesar 85 ribu per siswa selama 6 bulan dikali 257 siswa. Atas permintaan dari DPRD Banten, Didik juga siap menghentikan atau membatalkan rencana pungutan tersebut.

“Kami terima kasih atas kontrol dari DPRD Banten dalam hal ini Pak Dedi Muhdi, sudah datang dan menyampaikan sarannya. Kami siap mengehentikan dan menstop rencana pungutan tersebut”, pungkasnya.

red24_AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *