SMP Negeri 25 Jakarta Tanamkan Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Pengolahan Botol Plastik Bekas

Bahan-Bahan Dari Sampah Plastik Yang Di Manfaatkan Sebagai Produk Jadi Bernilai Uang di SMP Negeri 25 Jakarta. foto/dok : istimewa. {red24} .

SMP Negeri 25 Jakarta Tanamkan Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Pengolahan Botol Plastik Bekas

nalar24.id | JAKARTA – SMP Negeri 25 Jakarta menyelenggarakan kegiatan kokurikuler bertema “Gaya Hidup Berkelanjutan” selama dua minggu, dari tanggal 3 hingga 14 Agustus 2026. Pada hari Jumat, 7 Agustus 2026 kegiatan ini mengundang narasumber dari Duta Potensi Pemuda Indonesia (DPPI) Provinsi DKI Jakarta sebagai wujud nyata komitmen sekolah dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab terhadap keberlanjutan bumi

Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama antara SMP Negeri 25 Jakarta dengan Duta Potensi Pemuda Indonesia (DPPI) Provinsi DKI Jakarta. Melalui kolaborasi tersebut, para peserta didik memperoleh edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah botol plastik, sebagai salah satu upaya mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung penerapan gaya hidup berkelanjutan.

Kepala SMP Negeri 25 Jakarta, Drs. Pidel Lumbantoruan, M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurut beliau, pendidikan karakter tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang dapat membangun kepedulian peserta didik terhadap lingkungan. Beliau berharap kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan kebiasaan positif sehingga peserta didik menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik di sekolah maupun di masyarakat. Jadi peserta didik tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Duta Potensi Pemuda Indonesia Provinsi DKI Jakarta Bersama Wakil Kurikulum, Kesiswaan Dan Dewan Guru SMP Negeri 25 Jakarta. foto/dok : istimewa. {red24} .

Dalam kegiatan tersebut, peserta didik diajak untuk memahami dampak sampah plastik terhadap lingkungan, mengenal prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), serta mempraktikkan secara langsung cara mengolah botol plastik bekas menjadi produk yang lebih bermanfaat dan bernilai guna. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga peserta didik dapat belajar melalui pengalaman nyata dan bekerja sama dalam kelompok.

Selain meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan sampah, kegiatan ini juga melatih dan mengembangkan kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi antar peserta didik. Mereka didorong untuk menghasilkan karya inovatif dari bahan bekas sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Siswa Ketika Menjawab Pertanyaan Dari Narasumber Duta Potensi Pemuda Indonesia Provinsi DKI Jakarta. foto/dok : istimewa. {red24} .

Pihak sekolah mengapresiasi dukungan dan kontribusi Duta Potensi Pemuda Indonesia Provinsi DKI Jakarta melalui Fahmiansyah dan Sasikirana Syahrani Putri, S.IP yang telah memberikan pendampingan dan inspirasi kepada peserta didik. Diharapkan kerja sama ini dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukatif yang mampu membentuk generasi muda yang peduli lingkungan, kreatif, dan berkarakter.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap budaya memilah dan mengolah sampah dapat menjadi kebiasaan peserta didik baik di lingkungan sekolah , rumah maupun masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

red24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *