Nalar24.id | TANGERANG — Minggu pagi, jalanan Kota Tangerang berubah menjadi lautan merah putih. Bukan karnaval biasa. Ini adalah Kirab Merah Putih, persembahan warga untuk HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak ± 800 orang berjalan bersama. Titik awalnya Stadion Benteng Reborn. Titik akhirnya Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Di tangan mereka, terbentang bendera raksasa sepanjang 81 meter.
Kegiatan yang digagas Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional atau BISON ini bukan hanya seremonial. Ini tentang mengingatkan, bahwa kemerdekaan adalah milik bersama.
“Kita sebagai anak muda tampilah berani berbeda, karena sejatinya bangsa yang besar lahir dari anak muda yang kreatif dan berani,” tegas Ketum BISON, Ginka Febriyanti Br Ginting.

Long march dimulai pukul 07.00 WIB. Sepanjang rute, peserta disambut antusiasme warga. Tiba di Taman Elektrik pukul 08.30 WIB, suasana makin syahdu dengan tarian tradisional.
Puncaknya, bendera 81 meter itu dibentangkan bersama. Di atas panggung bertuliskan “Semangat Jawara Banten”, para pejabat hadir. Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, Wakil Wali Kota H. Maryono Hasan, hingga jajaran Forkopimda.
Andra Soni mengingatkan, cara berjuang kini sudah berubah. “Dahulu berjuang dengan mengangkat senjata, saat ini kita berjuang dengan menjadi bagian penting mensukseskan pembangunan dan berperan penting menuju Indonesia Emas,” ucapnya.
Wali Kota Sachrudin menambahkan, mengisi kemerdekaan dengan karya nyata adalah bentuk terima kasih kepada para pahlawan.

Acara ditutup dengan penyerahan bendera Merah Putih simbolis, pembacaan doa, dan Deklarasi Sikap Kebangsaan. Tepat pukul 10.00 WIB, kirab usai. Tapi semangatnya, diharapkan terus berjalan.
(avriyani)
