Kirab Budaya dan Ruwat Bumi Vihara Dhamma Budhi Bhakti ke-43 Dongkrak Okupansi Hotel di Kota Tangerang Hingga 50 Persen

Pembukaan Kirab Budaya dan Ruwat Bumi Vihara Dhamma Budhi Bhakti ke-43 di Kota Tangerang dengan pemukulan bedug oleh Forkopimda dan pengurus vihara
Prosesi pembukaan Kirab Budaya dan Ruwat Bumi Sijet Tjien Thien Ta Sen Bio Vihara Dhamma Budhi Bhakti ke-43 di Kota Tangerang ditandai dengan pemukulan bedug bersama oleh pengurus Vihara, unsur Forkopimda Kota Tangerang serta TNI-Polri, senin (28/9/26). Nalar24.id/avriyani

Nalar24.id | TANGERANG – Tradisi tujuh tahunan Kirab Budaya dan Ruwat Bumi Sijet Tjien Thien Ta Sen Bio Vihara Dhamma Budhi Bhakti ke-43 tahun terbukti menjadi magnet pariwisata di Kota Tangerang. Event budaya peranakan Tionghoa ini dinilai berhasil mendongkrak pertumbuhan kunjungan wisatawan dan okupansi hotel.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan menuturkan, dampak ekonomi dari kirab budaya sangat signifikan. Tercatat lima hotel yang menjalin kerja sama dengan pihak Vihara mengalami lonjakan okupansi hingga 50 persen.

“Acara kirab kemarin berjalan sangat meriah, ada banyak wisatawan dari berbagai daerah luar kota juga sengaja datang untuk menyaksikan tradisi tujuh tahunan ini. Hotel-hotel di sekitarnya, khususnya lima hotel mitra mengalami peningkatan okupansi sampai 50 persen dibandingkan hari biasanya,” ujar Boyke, Senin (28/9/26).

Peserta memikul joli tandu suci dalam Kirab Budaya Vihara Dhamma Budhi Bhakti Kota Tangerang dikawal Polisi
Dua peserta memikul joli atau tandu suci berisi patung dewa dalam Kirab Budaya dan Ruwat Bumi Vihara Dhamma Budhi Bhakti ke-43 yang diarak keliling Kota Tangerang, senin (28/9/26). Kegiatan ini dikawal ketat aparat kepolisian. dok : Nalar24
id/avriyani

Sebelumnya, ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan langsung kemeriahan kirab budaya yang hanya diselenggarakan setiap tujuh tahun sekali tersebut.

Salah satu daya tarik utama adalah diaraknya 90 joli atau tandu suci tempat patung dewa-dewi mengelilingi Kota Tangerang pada Minggu sore kemarin.

“Tidak hanya mengarak joli dari Kota Tangerang, tetapi juga puluhan joli suci lainnya dari vihara dan klenteng daerah lain seperti dari Jakarta, Karawang, Bogor, Sukabumi, Semarang, sampai Palembang semuanya berpartisipasi,” tambahnya.

Ribuan warga saksikan arakan 90 joli dalam Kirab Budaya dan Ruwat Bumi tujuh tahunan di Kota Tangerang
Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan arakan 90 joli dari berbagai vihara dan klenteng se-Indonesia dalam Kirab Budaya dan Ruwat Bumi Vihara Dhamma Budhi Bhakti ke-43 di Kota Tangerang. Tradisi tujuh tahunan ini mendatangkan wisatawan dari Jakarta hingga Palembang. Senin (28/9/26) nalar24.id/avriyani

Boyke menegaskan, selain menjadi bagian dari pelestarian tradisi lokal komunitas masyarakat peranakan Tionghoa di Kota Tangerang, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berkembang sebagai daya tarik wisata budaya unggulan yang memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi dan pariwisata.

(molly)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *