Kios Diduga Jual Tramadol di Cimahi Selatan Mendadak Tutup Usai Wartawan Datang

kios diduga jual tramadol cimahi selatan tutup
Suasana kios di Jalan Kebon Kopi, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi yang diduga menjadi tempat penjualan tramadol. Kios tersebut mendadak tutup usai kedatangan awak media, Kamis 23/7/2026.

Nalar24.id | CIMAHI – Sebuah kios yang diduga menjadi lokasi penjualan obat keras golongan G jenis tramadol di Jalan Kebon Kopi, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, mendadak menutup usahanya hanya beberapa menit setelah kedatangan awak media, Kamis (23/7/2026).

Sebelum wartawan tiba di lokasi, kios tersebut diketahui masih beroperasi. Namun, tak lama setelah aktivitas peliputan dimulai, pintu kios langsung ditutup rapat dan seluruh aktivitas di dalamnya berhenti.

Perubahan situasi yang berlangsung dalam hitungan menit itu memunculkan dugaan bahwa penutupan dilakukan untuk menghindari sorotan publik. Saat awak media mencoba meminta konfirmasi, tidak ada seorang pun yang bersedia memberikan keterangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kios tersebut diduga telah lama menjadi tempat penjualan tramadol secara bebas. Obat keras yang seharusnya hanya dapat diperoleh dengan resep dokter itu diduga diperjualbelikan kepada masyarakat tanpa pengawasan medis.

kios jual obat keras golongan g cimahi
Beberapa orang tampak keluar dari dalam kios yang diduga menjual obat keras golongan G di Cimahi Selatan, sesaat sebelum kios tersebut ditutup rapat.

Jika dugaan tersebut terbukti, praktik tersebut berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kesehatan. Tramadol merupakan obat keras yang penggunaannya wajib berada di bawah pengawasan tenaga medis karena memiliki risiko ketergantungan dan penyalahgunaan.

Fenomena kios yang mendadak tutup setiap kali menjadi perhatian publik bukan kali pertama terjadi. Pola seperti ini kerap memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap peredaran obat keras ilegal di wilayah perkotaan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya tindakan pemeriksaan maupun penindakan di lokasi tersebut dari aparat kepolisian.

(Erik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *