Nalar24.id | TANGERANG – Polsek Tangerang menggelar Apel Sabuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Sabuk Kamtibmas di Lapangan Mapolsek Tangerang, Kamis (27/8/2026) pukul 16.30 WIB.
Apel dipimpin langsung Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H dan didampingi Wakapolsek Ponco Anggriyanto, S.Pd.
Kegiatan diikuti sejumlah personel Polsek Tangerang serta unsur Potensi Masyarakat atau Potmas gabungan. Hadir dalam apel anggota Ojol, Karang Taruna, dan Pokdar Kamtibmas serta masyarakat se-wilayah hukum Polsek Tangerang.

Perkuat Sinergitas Dengan Masyarakat
Dalam arahannya, Kompol Suyatno menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing.
“Apel Sabuk Kamtibmas ini sebagai bentuk kesiapsiagaan kita bersama. Sinergi antara Polri dengan Potmas seperti Ojol, Karang Taruna dan Pokdar Kamtibmas menjadi benteng terdepan untuk mencegah gangguan keamanan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran elemen masyarakat yang selama ini aktif membantu tugas kepolisian di lapangan. Menurutnya, tanpa dukungan warga, menjaga keamanan wilayah seluas Kecamatan Tangerang akan sulit dilakukan.
Kapolsek meminta seluruh peserta apel untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di jam-jam rawan. Ia juga menginstruksikan agar setiap informasi sekecil apapun segera disampaikan ke Polsek untuk ditindaklanjuti.
Rutin Dilaksanakan dan Dilanjutkan Patroli
Wakapolsek Tangerang Ponco Anggriyanto menambahkan, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas.
BACA JUGA : Brimob Patroli Gabungan Antisipasi Guantibmas
“Ini bukan kegiatan seremonial. Kita ingin memastikan komunikasi antara Polri dan masyarakat berjalan. Dari sinilah kita bisa memetakan titik-titik rawan,” kata Ponco.
Apel berlangsung khidmat dan selesai dengan aman. Usai apel, peserta diarahkan untuk melakukan patroli dialogis di titik-titik rawan di wilayah hukum Polsek Tangerang.
Patroli menyasar pusat keramaian, pemukiman, dan jalur yang kerap digunakan untuk aksi tawuran atau kejahatan jalanan. Dalam patroli dialogis, petugas dan Potmas juga menyapa warga, memberikan imbauan kamtibmas, serta mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan.
Keterlibatan Ojol dalam kegiatan ini mendapat perhatian khusus. Para pengemudi ojek online dianggap memiliki mobilitas tinggi dan sering berada di lapangan, sehingga bisa menjadi “mata dan telinga” kepolisian di jalan.
Sementara Karang Taruna dan Pokdar Kamtibmas dinilai berperan penting dalam membina pemuda dan mencegah kenakalan remaja di tingkat kelurahan.
Dengan adanya Apel Sabuk Kamtibmas ini, Polsek Tangerang berharap tercipta situasi yang kondusif menjelang berbagai agenda kegiatan masyarakat. Sinergitas Polri dan Potmas diharapkan terus menguat demi terciptanya rasa aman di wilayah hukum Polsek Tangerang.
(Avriyani)

Respon (1)