CKG Lampaui Target, Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Pemkab Tangerang

Gubernur Andra Soni tinjau CKG di Gedung Kitri Bakti Kabupaten Tangerang
Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Gedung Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/9/2026). Foto: Dedi/Nalar24.id

Nalar24.id | TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi capaian pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis atau CKG di Kabupaten Tangerang yang telah melampaui target pemeriksaan.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus meningkatnya kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat didampingi Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau pelaksanaan CKG di Gedung Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/9/2026).

Gubernur Andra Soni dan Bupati Maesyal foto bersama peserta CKG Tangerang
Foto bersama Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan ratusan peserta Cek Kesehatan Gratis di Gedung Kitri Bakti. Foto: Dedi/Nalar24.id

“Atas nama pemerintah, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kabupaten Tangerang atas capaian CKG yang sudah melampaui target,” ujar Gubernur Andra Soni.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar mulai dari pengecekan gula darah, tekanan darah, konsultasi keluhan kesehatan, hingga pemeriksaan paru-paru sebagai upaya deteksi dini berbagai penyakit termasuk Tuberkulosis atau TBC.

Ia mengatakan pelaksanaan CKG di Kabupaten Tangerang dilakukan secara rutin setiap Senin dan Kamis, dengan rata-rata dua hingga tiga titik pemeriksaan setiap pekan.

BACA JUGA : BPR Kerta Raharja Gelar Gebyar UMKM, Bunga Kredit Mikro 0,5 Persen Per Bulan

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah bersama jajaran tenaga kesehatan melalui pelayanan langsung dan jemput bola turut mendorong meningkatnya cakupan pemeriksaan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden terkait dengan CKG ini. Masyarakat Banten antusias, masyarakat Banten mulai sadar bahwa penting memeriksakan kesehatan. Kami melihat data bahwa yang memeriksakan kesehatannya tahun lalu, tahun ini kembali memeriksakan kesehatannya,” ungkapnya.

Gubernur Andra Soni mengatakan, hingga saat ini sekitar 6,6 juta dari 12,9 juta warga Banten telah mengikuti program CKG. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan respons positif masyarakat terhadap program pemeriksaan kesehatan gratis yang terus didorong pemerintah pusat dan daerah.

“Capaian kita sampai dengan hari ini sudah kurang lebih 6,6 juta dari 12,9 juta warga Banten. Jadi sudah separuh warga Banten yang diperiksakan kesehatannya,” jelasnya.

BACA JUGA : Bupati Maesyal Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang di Teluknaga, Bantu Sembako dan Hunian Sementara

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, capaian CKG di Kabupaten Tangerang telah mencapai sekitar 1,7 juta pemeriksaan atau 100,7 persen dari target sebanyak 1,6 juta masyarakat. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan sebelumnya dan menjadi salah satu capaian tertinggi di Provinsi Banten.

Capaian tersebut didukung Dinas Kesehatan bersama tenaga kesehatan di Puskesmas, rumah sakit, dan sekolah yang terus melakukan pelayanan secara jemput bola.

Menurut Bupati Maesyal, strategi jemput bola terbukti efektif menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan.

BACA JUGA : 1.075 Mahasiswa Terima Beasiswa Tangerang Gemilang, Bantu Kuliah Keluarga Kurang Mampu*l

“Alhamdulillah berkat Kepala Dinas Kesehatan bersama dengan petugas kesehatan, baik di Puskesmas, di rumah sakit, atau di sekolah-sekolah jemput bola, semuanya sudah bergerak dan sudah berupaya untuk meningkatkan jumlah yang dicek kesehatan gratis,” kata Bupati Maesyal.

Lebih lanjut, Pemkab Tangerang juga terus memperkuat screening penyakit paru-paru dan TBC. Saat ini terdapat 48 tenaga kesehatan yang mendukung pelaksanaan CKG dan sekitar 28 tenaga kesehatan yang khusus melakukan pemeriksaan paru-paru.

“Sekarang sudah ada 80 orang yang terdaftar untuk pemeriksaan paru-paru. Ini berkat Pak Gubernur, kita semua sosialisasi bahwa ditemukannya misalkan ada pengidap atau penyakit TBC, itu lebih baik kita untuk segera mengobatinya,” jelasnya.

Di tempat yang sama, warga Kecamatan Cikupa, Nur Asiah, mengapresiasi pelaksanaan CKG yang dinilai sangat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Ia mengaku mengikuti pemeriksaan karena memiliki keluhan pada persendian yang dirasakan seiring bertambahnya usia.

BACA JUGA : Dompet Banten 2027 Menyusut Rp760 Miliar, Andra Soni: Saatnya Efisien dan Kreatif Cari PAD

“Secara pribadi dan umum, saya sangat positif dengan adanya cek kesehatan gratis ini karena sangat penting untuk kesehatan masyarakat. Saya sendiri ada keluhan di persendian karena faktor usia,” ujarnya.

Nur Asiah berharap program CKG dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di wilayah pelosok. Ia juga berharap perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat terus ditingkatkan.

“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Semoga Pak Bupati dan Pak Gubernur dapat terus memimpin dengan baik dan membawa masyarakat menjadi lebih sehat, aman, tenteram, dan sejahtera,” pungkasnya.

Program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini penyakit.

Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat Banten, diharapkan program ini dapat menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah melalui pemeriksaan rutin.

(Dedi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *