Nalar24.id | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat komitmen peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, SDM, dan pemerataan akses pendidikan. Bukti nyata itu ditunjukkan melalui penyerahan hibah lahan strategis untuk pembangunan Unit Sekolah Baru, USB.
Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian serentak 7 USB se-Provinsi Banten yang dipusatkan di SMAN 33 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Pasar Kemis, Senin 31 Agustus 2026. Peresmian dilakukan Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah, didampingi Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.
Bupati Maesyal menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten dan DPRD Provinsi Banten atas perhatian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Gubernur dan Pak Wagub. Memang secara kewenangan undang-undang, pengelolaan SMA dan SMK negeri ada di Pemprov Banten.
Namun rakyatnya, anak-anak yang sekolah di sini adalah rakyat kami, warga Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.
Ia menegaskan Pemkab Tangerang siap terus membantu penyediaan lahan. Mengingat harga lahan yang tinggi, Pemkab menginventarisasi lahan kurang produktif untuk diserahkan guna pembangunan sekolah.
BACA JUGA : NALAR: Hendra Wijaya Pimpin PWI Kabupaten Tangerang 2026-2029, Fokus Perkuat Profesionalisme Wartawan
“Setelah Cisauk dan Pasar Kemis, kami siap berikan lagi di Sindang Jaya dan Teluknaga,” tambahnya.
Bupati juga menyoroti kolaborasi program sekolah gratis. Pemprov Banten menggratiskan SMA/SMK, sementara Pemkab Tangerang menggratiskan SD dan SMP. Data Pemprov menyebut sekitar 24.000 siswa di Kabupaten Tangerang menikmati SMA/SMK gratis.
“Pemkab Tangerang tidak mau kalah dalam berlomba-lomba untuk melayani masyarakat. Ini kolaborasi yang saling mengisi. Anak-anak kita harus sekolah, harus cerdas, supaya memiliki SDM unggul untuk menggapai cita-citanya,” tegasnya.
Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi pola kolaborasi Pemkab Tangerang. Ia menyebut kendala terbesar sejak pengalihan kewenangan SMA/SMK ke provinsi pada 2016-2017 adalah ketersediaan lahan di wilayah perkotaan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati Tangerang. Pemkab Tangerang sangat responsif menyerahkan lahan-lahan daerah yang kurang produktif untuk kami bangunkan sekolahnya. Contoh nyata adalah SMAN 33 Kabupaten Tangerang ini. Pola kolaborasi seperti ini sangat efektif,” ungkap Andra Soni.
BACA JUGA : Diskominfo Kota Tangerang Genjot Skill KIM, Latih Puluhan Anggota Manfaatkan AI Buat Konten
Peresmian ditandai penandatanganan prasasti oleh Gubernur Banten didampingi Bupati Tangerang, disaksikan Wagub, Kadisdik Banten, jajaran TP PKK dan tokoh masyarakat.
Selain SMAN 33 Kabupaten Tangerang, 6 USB lain yang diresmikan serentak yaitu SMKN 16 Kabupaten Tangerang, SMKN 2 Cihara Kabupaten Lebak, SMKN 17 Kabupaten Pandeglang, SMKN 12 Kota Tangerang, SMAN 9 Kota Serang, dan SKHN 01 Kabupaten Serang.
Usai peresmian, dilakukan dialog virtual via Zoom dengan kepala sekolah, guru, dan siswa dari seluruh USB. Pemkab Tangerang berkomitmen menjaga lingkungan sekolah agar aman dan nyaman.
(Dedi)

Respon (1)