Nalar24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah memimpin rapat evaluasi program prioritas bidang kesehatan, Senin (24/8/2026). Rapat digelar di Aula Dinas Kesehatan, Puspemkab Tangerang.
Turut hadir jajaran Dinkes, camat, kepala Puskesmas, direktur RSUD, hingga kader kesehatan. Sejumlah program dibahas, mulai dari penurunan stunting, cek kesehatan gratis dan TBC, penurunan angka kematian ibu dan bayi, sampai penanganan HIV.
Cek Kesehatan Gratis Capai 100%
Bupati Maesyal mengapresiasi capaian program cek kesehatan gratis yang sudah menyentuh 100 persen. Meski begitu, ia meminta agar pelayanan tidak berhenti di situ.
“Alhamdulillah cek kesehatan gratis sudah mencapai 100 persen, tetapi ini terus kita tingkatkan, termasuk pemeriksaan TBC. Puskesmas juga harus jemput bola, tidak hanya menunggu di Puskesmas, tetapi bisa di balai warga maupun sekolah,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan, meski ada penyesuaian anggaran akibat efisiensi, kualitas pelayanan tidak boleh turun.
“Insyaallah dengan semangat dan kerja bersama, derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang akan meningkat,” pungkasnya.
Wabup Intan Dorong Klinik Tumbuh Kembang
Di sisi lain, Wabup Intan menyoroti pentingnya pemerataan layanan penanganan stunting. Salah satunya melalui pembentukan Klinik Tumbuh Kembang di RSUD.
“Yang pertama, ada Klinik Tumbuh Kembang. Di Kabupaten Tangerang paling tidak ada di Pakuhaji, Balaraja dan Tigaraksa, supaya anak yang terindikasi stunting tidak jauh untuk dirujuk ke rumah sakit,” kata Wabup Intan.
BACA JUGA : Semarak HUT ke-81 RI di Desa Gembong, Wabup Intan: Isi Kemerdekaan dengan Karya dan Gotong Royong
Ia juga mendorong optimalisasi program orang tua asuh, pemberian makanan tambahan, dan penguatan peran CSR perusahaan melalui pendekatan pentaheliks.
“Karena tidak mungkin pemerintah bekerja sendirian. Ini kita lakukan dengan pendekatan pentaheliks agar penanganan dan penanggulangan Stunting lebih efisien dan tepat sasaran,” tandasnya.
Wabup berharap Klinik Tumbuh Kembang di 3 RSUD tersebut bisa direalisasikan mulai tahun depan.
(Deddy)
