Wakil Walikota Tangerang Maryono Lepas Pawai Maulid dengan Kibarkan Bendera Start

Seorang pejabat memakai baju putih dan sarung batik memegang bendera kotak hitam putih bersama rombongan di atas panggung
Momen pelepasan pawai Maulid Nabi oleh Wakil Walikota Tangerang Maryono dan tokoh Ulama di halaman Balai Kota. Foto: Avriyani/Nalar24.id

Nalar24.id | TANGERANG – Jalan Satria Sudirman Kota Tangerang pagi itu berubah jadi lautan manusia. Selasa, 25 Agustus 2026, ribuan warga tumpah ruah mengikuti Puncak Festival Maulid Nusantara VII.

Acara yang digagas GP Ansor Kota Tangerang bersama Pemkot ini menjadi bukti bahwa syiar Islam bisa dikemas dengan budaya dan kebersamaan.

Tepat pukul 06.30 WIB, arak-arakan resmi dilepas oleh Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan dari area Taman Elektrik, Puspem Kota Tangerang. Dengan diiringi tabuhan marching band dan sorak takbir, sekitar ±1.000 peserta berjalan kaki menuju Masjid Agung Al Ittihad di Jalan Kisamaun. Rombongan baru tiba di titik finish sekitar pukul 08.30 WIB.

Sejumlah pria memakai baju koko putih dan sarung berdiri dengan tangan terangkat berdoa di depan gedung Balai Kota
Doa bersama sebelum pelepasan arak-arakan Maulid Nabi 1448 H di halaman Balai Kota Tangerang. Foto: Avriyani/Nalar24.id

44 Barisan OPD Tunjukkan Ciri Khas Daerah

Tahun ini pawai diikuti 44 barisan. Pesertanya berasal dari OPD, kecamatan, BUMD, hingga instansi vertikal se-Kota Tangerang. Ada Bappeda, Disdik, Dinkes, DLH, Satpol PP, BPBD, RSUD, Disperkimtan, Disdukcapil, Dinsos, hingga PERUMDA Tirta Benteng.

Masing-masing barisan tampil dengan kreativitasnya. Ada yang membawa perahu dorong, ada juga gunungan berisi sembako dan makanan ringan. Anak-anak hingga orang dewasa ikut larut dalam kemeriahan.

Rute yang dilalui cukup panjang: Start Taman Elektrik – Jl. Siwa Dalam – Jl. TMP Taruna – Jl. Ahmad Yani – Jl. Kiasnawi – Depan Stasiun KA Tangerang – Finish Masjid Agung Al Ittihad. Di sepanjang jalan, warga menyaksikan dan ikut mengabadikan momen.

BACA JUGA : Meriah! Gunungan Maulid Nusantara 7 Jadi Magnet Warga Kota Tangerang

PLH Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Eko Bagus Riyadi memastikan pengamanan berjalan aman dan kondusif. Aparat gabungan TNI-Polri berjaga di setiap titik untuk mengatur lalu lintas dan keamanan peserta.

Wakil Walikota Maryono : Ini Napak Tilas Sejarah Islam

Dalam sambutannya di titik finish, Wawali Maryono Hasan menekankan bahwa Festival Maulid bukan sekadar perayaan seremonial. Ini adalah bentuk napak tilas sejarah panjang Islam di Kota Tangerang.

“Kota Tangerang berusia sudah 32 tahun. Tapi sejarah Islamnya jauh lebih tua. Ada Masjid Kali Pasir yang hampir 385 tahun, ada Masjid Al-Ittihad sebagai Masjid Agung, dan ada Masjid Raya Al-Azhom dengan kubah terbesar se-Asia Tenggara. InsyaAllah kita akan terus jaga dan rawat masjid kebanggaan kita,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.

Maryono juga mengajak masyarakat menjadikan Maulid sebagai momentum meningkatkan iman dan takwa.
“Semoga nurullah, dzatullah, dzikrullah, dan juga Nur Muhammad sampai kepada kita semua. Kita jadikan akhlak Rasulullah sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Makna Budaya dan Pemberdayaan

Ketua DMI Kota Tangerang KH Buchory Al Aroby yang turut hadir menyebut, Maulid Nusantara ini adalah contoh baik bagaimana agama, budaya, dan pemerintah bisa berjalan beriringan.

Empat orang anggota polisi memakai seragam coklat berdiri di pinggir jalan sambil berbincang
Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno bersama jajaran anggota Polri tampak berjaga di lokasi kegiatan. Mereka memastikan keamanan selama peringatan Maulid Nabi berlangsung, Selasa (25/08/2026) dok: avriyani/Nalar24.id

Senada, PLH Kapolres Kombes Eko Bagus Riyadi menyampaikan kegiatan ini memadukan nilai keagamaan, kebudayaan lokal, dan pemberdayaan masyarakat.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo, Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, Kasi Intel Kejari Tangerang Kevin Adhyaksa, Ketua DKM Al Azhom KH Sofyan, serta para Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Tangerang.

BACA JUGA: 1.000 Jemaah Haji Tangerang Raya Padati Masjid Al Azhom, Wamen Haji: Kunci Haji Mabrur Sabar dan Ikhlas Alternatif: Pengajian Akbar Jemaah Haji di Al Azhom, Wamen Haji Tekankan Ukhuwah dan Istiqomah

Festival Maulid Nusantara VII ini sendiri merupakan agenda tahunan GP Ansor Kota Tangerang. Tujuannya jelas: memperkuat ukhuwah Islamiyah, melestarikan budaya, sekaligus mengingatkan generasi muda akan sejarah peradaban Islam di daerahnya.

Dengan berakhirnya pawai di Masjid Agung Al Ittihad, rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan doa bersama. Semangat Maulid tahun ini diharapkan menjadi energi baru bagi Kota Tangerang untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan.

(avriyani)

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *