Nalar24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Tasyakuran Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang sekaligus meresmikan Muallaf Center. Acara tersebut digelar di Kantor MUI Kabupaten Tangerang, Selasa (28/7/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengucapkan selamat Milad ke-51 kepada MUI Kabupaten Tangerang dan mengapresiasi dedikasi MUI selama lebih dari lima dekade dalam membimbing umat, menjaga akidah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjadi penyejuk di tengah dinamika masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat Milad ke-51 kepada MUI Kabupaten Tangerang.
Selama lebih dari lima dekade, MUI telah menunjukkan komitmennya dalam membimbing umat, menjaga akidah, memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menyebut tema Milad tahun ini, “Konsisten Berkhidmat untuk Umat, Mengawal Moralitas Bangsa Menuju Tangerang Semakin Gemilang,” menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus diiringi pembangunan akhlak, moral, karakter, dan spiritual masyarakat.
“Tema ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan yang kita laksanakan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi semata tapi harus dibarengi dengan pembangunan akhlak, moral, karakter dan spiritual masyarakat,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi peresmian Muallaf Center MUI Kabupaten Tangerang. Ia berharap Muallaf Center menjadi wadah pendampingan, edukasi, serta penguatan keimanan bagi para muallaf.
Baca Juga : MUI Kota Tangerang Gelar Halal Fest 2026, Ada 56 Booth UMKM Hingga Cukur Gratis
“Kehadiran Muallaf Center merupakan langkah nyata dalam memberikan pendampingan, pembinaan, edukasi, serta penguatan keimanan bagi saudara-saudara kita yang telah memilih Islam sebagai jalan hidupnya,” ujarnya.
Bupati Maesyal juga menyinggung prestasi Kabupaten Tangerang yang meraih Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Banten selama lima kali berturut-turut sebagai bukti kuatnya kolaborasi pemerintah, MUI, pondok pesantren, dan masyarakat.
“Saya meyakini, apabila pembangunan daerah dibarengi dengan penguatan akhlak, pendidikan agama, dan nilai-nilai persaudaraan, maka cita-cita mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing akan semakin mudah kita raih,” pungkasnya.
(Rengga)

Respon (1)