Nalar24.id | TANGERANG – Ribuan orang datang untuk Denny Caknan dan NDX AKA. Tapi mereka pulang sambil bawa Chi Cong Fan dan minuman UMKM lokal. Itulah gambaran Moonverse Festival 2026 di SMS, Minggu 28/6/2026.
Pemkab Tangerang, melalui Sekda *Soma Atmaja*, menunjukkan strategi baru: menggabungkan ekonomi kreatif dan UMKM dalam satu ruang.
Hiburan Jadi Magnet, UMKM Jadi Tujuan
Pesan Bupati yang dibacakan Soma jelas: event ini bukan sekadar konser. Ini ruang promosi nyata.
Logikanya sederhana. Musik menarik massa. Massa itu lalu “nyangkut” di booth UMKM. Formula yang selama ini jarang dipadukan Pemda.
“Ketika UMKM tumbuh, lapangan kerja terbuka, perputaran ekonomi meningkat,” kata Soma. Kalimat itu menegaskan UMKM bukan program sampingan, tapi pilar utama.
Naik Kelas Lewat 4 Jalur
Komitmen Pemkab disebut Soma: pembinaan, pelatihan, digitalisasi, dan akses modal. Empat pilar itu jadi jawaban atas keluhan klasik UMKM: stuck di jualan offline dan gak melek digital.
Pesan ke anak muda juga penting. Soma mengajak mereka menjadikan event kreatif sebagai laboratorium kewirausahaan. Bukan cuma jadi penonton.
Catatan Nalar24.id
Kolaborasi ini patut diapresiasi. Tapi tantangannya ada setelah festival bubar. Apakah relasi pembeli-UMKM ini berlanjut di marketplace? Apakah data pengunjung bisa jadi database marketing Diskum?
Jika iya, Moonverse bukan sekadar festival. Tapi ini inkubator ekonomi baru bagi Tangerang.












