Gugat Berhala Politik Seruan BEM untuk Demokrasi Sehat dari Dalam Parpol

Mahasiswa BEM Banten Bersatu dan BEM SI diskusi Reformasi Partai Politik
Mahasiswa dari BEM Banten Bersatu dan BEM Seluruh Indonesia berfoto bersama usai menggelar diskusi publik untuk mendorong Reformasi Total Partai Politik.

Nalar24.id | SERANG — Di tengah dinamika politik nasional, suara mahasiswa kembali menguat. BEM Banten Bersatu bersama BEM Seluruh Indonesia kompak menyerukan “Reformasi Total Partai Politik”.

Seruan itu disampaikan Sabtu (18/7/2026) oleh Koordinator BEM Banten Bersatu M. Abdurrahman dan Koordinator Pusat BEM SI Muzzamil Ihsan. Bagi mereka, kerusakan demokrasi dimulai dari rumahnya: partai politik.

“Demokrasi yang sehat harus dimulai dari demokrasi di dalam tubuh partai politik itu sendiri,” tegasnya.

BEM menyoroti sejumlah “berhala politik” yang harus diruntuhkan. Mulai dari ketua umum yang menjabat tanpa batas waktu, kader muda yang terpinggirkan, keputusan yang sentralistik, hingga dana partai yang gelap.

Mereka menilai, banyak partai kini lebih mirip kendaraan elite ketimbang alat perjuangan rakyat. Akibatnya regenerasi macet, dan kepercayaan publik runtuh.

Karena itu BEM mendorong 6 langkah konkret:
1. Batasi masa jabatan Ketum maksimal 2 periode
2. Revisi UU Parpol agar demokrasi internal diatur tegas
3. Audit independen untuk transparansi dana
4. Kaderisasi terbuka berbasis merit
5. Kebijakan bottom-up dari aspirasi masyarakat
6. Sanksi tegas bagi kader korup

Baca Juga : Klarifikasi PT Visa 4 Bali, Bantah Digeledah KPK: Hanya Dimintai Keterangan Soal Visa WNA

“Partai politik harus menjadi institusi yang terbuka, akuntabel, demokratis, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Muzzamil Ihsan.

BEM berharap DPR, Pemerintah, dan seluruh parpol merespons seruan ini sebelum krisis kepercayaan semakin dalam.

(Rengga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *