Nalar24.id | TANGERANG– Polsek Tangerang melaksanakan Patroli Cipta Kondisi atau Cipkon berskala sedang dalam rangka mendukung program “Jaga Lingkungan dan Warga” atau Jaga Jakarta.
Kegiatan berlangsung Sabtu dini hari, 5 September 2026, mulai pukul 00:30 WIB dengan menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tangerang.
Patroli dipimpin langsung oleh Wakapolsek Tangerang AKP Drs. Ponco Anggriyanto. Ia didampingi Aiptu Mujianto selaku Ps. Kanit Propam. Kekuatan personel gabungan terdiri dari 11 anggota Polsek Tangerang, 8 personel Brimob Batalyon C Kompi 1, dan 1 anggota Pokdarkamtibmas.
Menggunakan kendaraan roda empat, tim menyisir rute sepanjang Jl. TMP Taruna Kel. Sukaasih, Jl. A Yani, kawasan Pasar Lama, hingga wilayah pemukiman padat. Fokus utama pemantauan dilakukan di tiga lokasi yang dinilai rawan. Yakni Taman Elektrik Puspem Tangerang Kota, Kampung Bekelir, dan Pusat Kuliner Pasar Lama.

Selain patroli mobile, petugas juga menggelar Operasi 2.1 Stasioner di Jl. TMP Taruna Kel. Sukaasih, tepatnya di depan Stadion Benteng Reborn. Operasi ini bertujuan memeriksa kelengkapan kendaraan bermotor dan mencegah aksi kriminalitas 3C yaitu Curat, Curas, dan Curanmor.
AKP Ponco Anggriyanto menegaskan, kehadiran petugas di lapangan pada jam-jam rawan bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan seperti balap liar dan tawuran yang kerap meresahkan warga.
“Kami mengajak warga untuk tetap saling menjaga keamanan lingkungan demi NKRI yang kondusif,” ujarnya.
Menurut Wakapolsek, patroli Cipkon ini merupakan implementasi nyata dari program Jaga Jakarta yang digulirkan Polda Metro Jaya. Program tersebut mendorong sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan rasa aman di lingkungan.
BACA JUGA : Kapolsek Tangerang Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Gandeng Ojol dan Karang Taruna Jaga Keamanan
Dalam operasi stasioner, petugas tidak hanya memeriksa surat-surat kendaraan. Mereka juga memberikan imbauan kamtibmas kepada pengendara agar tidak terlibat dalam aksi yang melanggar hukum. Pemeriksaan dilakukan secara humanis namun tetap tegas.

Keterlibatan 8 personel Brimob bersenjata lengkap dalam patroli ini memberikan efek deteren yang signifikan. Sementara kehadiran 1 anggota Pokdarkamtibmas menjadi penghubung antara Polri dan masyarakat di lapangan.
BACA JUGA : Kerahkan 108 Personel Gabungan, Polres Metro Tangerang Kota Gelar Cipkon Skala Besar
“Dengan patroli gabungan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir. Masyarakat tidak perlu takut beraktivitas, dan pelaku kejahatan akan berpikir dua kali,” jelas AKP Ponco.
Hingga akhir kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Tangerang dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya aksi balap liar, tawuran, maupun tindak pidana 3C selama patroli berlangsung.
Wakapolsek menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin dan acak. Tujuannya agar potensi gangguan dapat ditekan sejak dini. Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang turut menjaga lingkungan melalui ronda dan sistem keamanan lingkungan.
Polsek Tangerang mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan. Laporan dapat disampaikan melalui call center 110 atau datang langsung ke kantor Polsek terdekat.
Dengan patroli ini, diharapkan wilayah Tangerang Kota tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh warga, khususnya pada malam hingga dini hari.
(avriyani)
