Pemkot Tangerang Matangkan Persiapan Tangerang 10K 2026, Kuota Naik Jadi 3.000 Pelari

Peserta pemanasan jelang Tangerang 10K 2026 Kota Tangerang
Ratusan pelari mengikuti pemanasan sebelum pelaksanaan Tangerang 10K di Kota Tangerang. Foto: avriyani/Nalar24.id

Nalar24.id | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang kian mematangkan persiapan menyambut Tangerang 10K 2026 yang akan digelar pada 13 September mendatang.

Tidak hanya memastikan kesiapan pelaksanaan lomba, Pemkot Tangerang bersama penyelenggara juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk memberikan pengalaman yang nyaman bagi para pelari sejak datang hingga menyelesaikan perlombaan.

Tangerang 10K 2026 yang mengusung tema “Made To Move” ini menjadi bagian dari The Ultimate 10K Series dan menempatkan Kota Tangerang sebagai salah satu kota penyelenggara dalam rangkaian event lari nasional tersebut.

Peserta Tangerang 10K berlari di jalan Kota Tangerang
Suasana peserta Tangerang 10K berlari melewati ruas jalan di Kota Tangerang. Foto: avriyani/Nalar24.id

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Kaonang mengatakan, Pemkot Tangerang ingin memastikan pelari tidak hanya mendapatkan pengalaman berkompetisi, tetapi juga merasakan kenyamanan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Kota Tangerang.

“Sebagai tuan rumah, tentu kami ingin memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelari. Karena itu, tahun ini kami tidak hanya mempersiapkan race day, tetapi juga pengalaman sejak teman-teman tiba di Tangerang,” ujar Kaonang.

Untuk mendukung kebutuhan peserta, Race Pack Collection akan dipusatkan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

BACA JUGA : Pemkot Tangerang Gelar Kejuaraan Tinju Antar Sasana, Seleksi Atlet ke Kejurda Banten

Lokasi ini dipilih agar mudah diakses peserta dari berbagai daerah dan terintegrasi dengan fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, rangkaian kegiatan juga akan dilengkapi Festival Kuliner di Stadion Benteng Reborn serta layanan shuttle yang disiapkan untuk membantu mobilitas peserta selama mengikuti rangkaian Tangerang 10K.

Festival kuliner dihadirkan sebagai bentuk dukungan kepada UMKM lokal sekaligus memperkenalkan ragam kuliner khas Kota Tangerang kepada peserta dari luar daerah.

Sementara layanan shuttle akan beroperasi di titik-titik strategis untuk mempermudah akses peserta menuju lokasi race pack, venue lomba, dan area festival.

Persiapan tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi penyelenggaraan Tangerang 10K tahun sebelumnya. Penyelenggara menyebut sejumlah aspek, mulai dari rute, pengambilan race pack, hingga rangkaian kegiatan bagi pelari terus dimatangkan agar peserta memperoleh pengalaman yang lebih lengkap. Masukan dari pelari tahun lalu menjadi dasar perbaikan pada penyelenggaraan tahun ini.

BACA JUGA : 278 Atlet Berebut Piala Panglima TNI 2026 Hadiah Rp500 Juta Resmi Bergulir di Bandung

Dari sisi lintasan, Tangerang 10K 2026 menawarkan rute yang dirancang untuk memberikan pengalaman berlari di tengah karakter Kota Tangerang.

Rute membawa peserta melewati kawasan kota, sejumlah landmark, serta area yang merepresentasikan perpaduan sejarah dan perkembangan modern Kota Tangerang. Dengan rute tersebut, peserta tidak hanya berlari tetapi juga dapat menikmati suasana kota.

“Rute tahun ini kami desain agar pelari bisa merasakan ikon-ikon Kota Tangerang. Ada kawasan perkotaan, ada juga spot yang menunjukkan perkembangan Tangerang. Harapannya ini jadi daya tarik tersendiri,” seru Kaonang.

Antusiasme peserta juga terus menunjukkan perkembangan positif. Tahun lalu sebanyak 2.500 slot peserta terserap, sedangkan tahun ini kuota ditingkatkan menjadi 3.000 pelari. Peningkatan kuota dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap event lari.

BACA JUGA : Hasil Akhir Kejurnas Hockey Indoor 2026, Jawa Barat dan DKI Jakarta Dominan, Andra Soni Bangga Banten Jadi Tuan Rumah

Per awal Agustus, penyelenggara menyebut ketersediaan slot sudah sangat terbatas dan pendaftaran segera ditutup.

Kaonang berharap peningkatan jumlah peserta ini dapat memberikan dampak positif bagi Kota Tangerang. Selain mendorong gaya hidup sehat dan memperkuat ekosistem lari, kehadiran ribuan pelari juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Kota Tangerang, termasuk kuliner, UMKM, dan berbagai daya tarik kota kepada peserta dari luar daerah.

“Event seperti ini bukan hanya soal olahraga. Ini juga momentum mempromosikan Tangerang. Pelari datang, mereka belanja, kulineran, menginap. Efeknya ke ekonomi lokal,” jelasnya.

Pemkot Tangerang juga berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, dan stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan selama pelaksanaan lomba. Sejumlah ruas jalan yang dilalui rute akan dilakukan penutupan sementara dan pengalihan arus pada hari pelaksanaan.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kota Tangerang siap menyambut para pelari pada 13 September 2026. Kaonang mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan event ini, baik sebagai peserta maupun pendukung di sepanjang rute.

“Dengan persiapan yang terus kami matangkan, Kota Tangerang siap menyambut para pelari pada 13 September 2026. Mari kita tunjukkan bahwa Tangerang ramah, sehat, dan siap menjadi tuan rumah event berskala nasional,” tutupnya.

(avriyani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *