Pemkot Tangerang Gelar Kejuaraan Tinju Antar Sasana, Seleksi Atlet ke Kejurda Banten

Suasana ring tinju Kejuaraan Antar Sasana di GOR Nambo Jaya Tangerang
Suasana ring tinju saat Kejuaraan Tinju Amatir Antar Sasana se-Kota Tangerang di GOR Nambo Jaya, Kamis (3/9/2026). Foto: molly/Nalar24.id

Nalar24.id | TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga terus memperkuat pembinaan olahraga tinju melalui kompetisi antar sasana. Salah satunya melalui Kejuaraan Tinju Amatir Antar Sasana se-Kota Tangerang yang digelar di GOR Nambo Jaya, Kamis (3/9/2026).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Kaonang mengatakan, kejuaraan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang mempertemukan atlet dari berbagai sasana tinju di Kota Tangerang. Tahun ini, kompetisi diikuti sebanyak 47 atlet yang berasal dari sembilan sasana.

“Ini bagian dari seleksi bagaimana untuk ke depan ada Kejurda di tingkat Provinsi Banten. Atlet youth dan junior ini menjadi bagian dari seleksi untuk menentukan siapa yang akan mewakili Kota Tangerang,” ujar Kaonang.

Atlet youth bertarung tinju amatir Kota Tangerang
Dua atlet youth bertarung di atas ring pada Kejuaraan Tinju Amatir Antar Sasana se-Kota Tangerang. Foto: molly/Nalar24.id

Menurutnya, kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karena perkembangan atlet dapat dipantau secara langsung melalui pertandingan. Pemkot Tangerang tidak ingin menentukan atlet hanya berdasarkan penunjukan, tetapi memberikan ruang bagi atlet untuk membuktikan kemampuan melalui kompetisi terbuka dan berjenjang.

“Yang mewakili Kota Tangerang bukan main tunjuk saja. Memang melalui seleksi, melalui kompetisi yang rutin dan terjadwal dengan baik,” jelasnya.

Kaonang menambahkan, setiap pertandingan juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan teknik dan mental atlet. Dengan dukungan juri profesional, proses seleksi diharapkan dapat menghasilkan atlet yang benar-benar memiliki kualitas untuk membawa nama Kota Tangerang pada kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

BACA JUGA : Polda Sumbar Resmi Luncurkan Police Woman Run IV 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan

Ia menegaskan bahwa pembinaan olahraga prestasi harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Melalui kejuaraan ini, Dispora dapat melihat langsung potensi atlet, kelemahan yang harus diperbaiki, serta kesiapan mental mereka bertanding.

Hal ini penting agar ketika mewakili Kota Tangerang di tingkat provinsi maupun nasional, para atlet sudah memiliki jam terbang yang cukup.

Selain itu, Kaonang juga menyampaikan bahwa Pemkot Tangerang berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga tinju.

Wasit arahkan atlet tinju saat kejuaraan antar sasana Tangerang
Wasit memberikan arahan kepada atlet sebelum pertandingan dimulai di Kejuaraan Tinju Amatir Antar Sasana se-Kota Tangerang. Foto: molly/Nalar24.id

Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk penyelenggaraan kompetisi, tetapi juga pembinaan pelatih, penyediaan sarana prasarana, serta kerja sama dengan sasana-sasana yang ada di wilayah Kota Tangerang.

Sementara itu, Ketua Sasana Benteng Surya Berto mengapresiasi konsistensi Pemkot Tangerang dalam menghadirkan kompetisi tinju.

Menurutnya, kejuaraan seperti ini memberikan ruang bagi para atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mendorong perkembangan sasana di Kota Tangerang.

“Kami sebagai pemilik sasana bangga dengan program yang mendukung atlet tinju, khususnya di Kota Tangerang. Kejuaraan junior dan youth ini sangat bagus untuk pembinaan,” ungkap Berto.

Ia melihat perkembangan sasana tinju di Kota Tangerang semakin positif. Kompetisi yang rutin digelar dinilai turut mendorong bertambahnya sasana sekaligus memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan bakat di olahraga tinju.

Dengan adanya wadah kompetisi, para pelatih juga semakin termotivasi untuk mencetak atlet berprestasi.

BACA JUGA : Dari Senam Bareng Sampai Lomba Domino, OPD Tangerang Rayakan HUT ke-81 RI Penuh Tawa

Berto juga menekankan pentingnya memikirkan masa depan atlet di luar karir sebagai petinju. Menurutnya, pembinaan tidak boleh berhenti hanya pada prestasi di ring, tetapi juga harus dibarengi dengan pendidikan dan keterampilan lain agar atlet memiliki masa depan yang lebih terjamin.

“Kita berpikir masa depan atlet benar-benar kita pikirkan. Jangan sampai setelah tidak produktif menjadi atlet, mereka berhenti begitu saja. Kita ingin mereka mempunyai masa depan yang lebih gemilang,” tutupnya.

Kejuaraan Tinju Amatir Antar Sasana se-Kota Tangerang ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu bersaing di Kejuaraan Daerah Provinsi Banten dan ke tingkat nasional.

Dengan sistem seleksi yang transparan dan kompetitif, diharapkan Kota Tangerang dapat terus melahirkan atlet tinju yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah.

(molly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *