Nalar24.id | TANGERANG – Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai Pekan Raya Balaraja #2. Di hadapan ribuan warga, Bupati Tangerang menyampaikan pesan penting kepada generasi muda untuk tidak melupakan akar budaya.
Bupati mengajak anak muda Kabupaten Tangerang untuk lebih mengenal budayanya sendiri, menghargai para sesepuh, mencintai daerah, dan di saat yang sama berani berkreasi serta berinovasi.
Ia berharap Balai Adat Balaraja bisa terus menjadi “rumah bersama”. Tempat berkumpulnya warga untuk belajar adat, menanamkan pendidikan karakter, dan mempererat tali persaudaraan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi kepada Balai Adat Balaraja, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah menggagas kegiatan ini. Semoga kegiatan menjadi rumah bersama untuk melestarikan adat budaya dan meneruskan nilai-nilai luhur di dalamnya,” ucap Bupati dengan penuh haru.

Pekan Raya Balaraja #2 tahun ini juga menjadi panggung bagi pelaku UMKM, seniman, dan komunitas kreatif. Bupati melihat ini sebagai peluang besar memperkenalkan Balaraja ke khalayak lebih luas.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi Balaraja, mulai dari seni budaya, kuliner, produk UMKM, kreativitas anak muda, hingga berbagai potensi ekonomi masyarakat,” ajaknya.
Bagi Bupati, budaya dan ekonomi harus jalan beriringan. Ketika budaya dijaga, maka identitas daerah akan kuat. Ketika UMKM diberdayakan, maka ekonomi masyarakat akan tumbuh.
Ia pun menitipkan pesan khusus kepada generasi muda. Jangan malu dengan budaya sendiri. Justru jadikan budaya sebagai sumber inspirasi untuk berkarya.
“Kenali akarmu, hormati yang lebih tua, cintai daerahmu. Tapi jangan berhenti di situ. Beranilah berkreasi, beranilah berinovasi,” pesannya.
BACA JUGA : Dari Tangerang ke Dunia: UMKM Award 2026 Lahirkan Pengusaha Lokal Tangguh
Tak lupa, Bupati mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk terus menjaga semangat gotong royong. Menurutnya, hanya dengan kebersamaan pembangunan bisa berjalan dan dirasakan hasilnya.
“Mari kita terus jaga semangat kebersamaan dan kegotong royongan ini. Mari kita terus bergerak bersama menuju Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” pungkasnya disambut tepuk tangan meriah.
Sepanjang acara, pengunjung disuguhi berbagai stan UMKM, kuliner khas, hingga pertunjukan seni. Anak-anak muda juga tampil menunjukkan kreativitasnya melalui musik, tari, dan produk kreatif lainnya.
Pekan Raya Balaraja #2 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga gerakan bersama. Gerakan untuk mencintai budaya, menguatkan ekonomi lokal, dan membangun masa depan Balaraja yang lebih baik.
(Deddy)
