Nalar24.id | TANGERANG – Gelaran bergengsi Liga Santri Walikota Cup 2026 resmi dimulai. Upacara pembukaan berlangsung meriah di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, pada Jumat, 4 September 2026 sore.
Acara dibuka secara simbolis oleh Walikota Tangerang Drs. H. Sachrudin melalui prosesi tendangan bola perdana. Dalam sambutannya, Walikota Sachrudin menekankan pentingnya sportivitas dan peran santri dalam memajukan dunia olahraga di Kota Tangerang.
“Para santri harus jadi teladan. Kuat imannya, kuat ilmunya, kuat juga fisiknya. Lewat olahraga kita bentuk karakter disiplin, kerja sama, dan semangat pantang menyerah,” ujar Sachrudin.

Kemeriahan acara diawali dengan penampilan paduan suara dari Pondok Pesantren Modern Annuqtoh yang membawakan lagu Indonesia Raya dan Hari Santri.
Suasana khidmat juga terasa saat pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kota Tangerang KH. A. Baijuri Khotib, MA.
Hadir dalam jajaran tamu kehormatan antara lain Wakil Walikota Tangerang H. Maryono Hasan, Sekda Kota Tangerang Drs. H. Herman Suwarman, Ketua FSPP KH. Zuhri Fauzi, Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Fiki Noviian Ardiansyah, mewakili Dandim 0506/TGR Mayor Infanteri Saryoto, serta Kadispora Kota Tangerang Dr. Kaonang.
BACA JUGA : Pemkot Tangerang Gelar Kejuaraan Tinju Antar Sasana, Seleksi Atlet ke Kejurda Banten
Kehadiran tokoh-tokoh Kyai dan Pengurus Pondok Pesantren menunjukkan dukungan penuh pemerintah dan ulama terhadap potensi atlet dari kalangan pesantren.
Ribuan santri dari berbagai pondok memadati tribun dan tampak antusias menyaksikan pembukaan.

Liga Santri Walikota Cup 2026 digelar mulai 4 hingga 18 September 2026. Turnamen ini diikuti puluhan tim perwakilan pondok pesantren se-Kota Tangerang. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan pembinaan karakter bagi santri.
Ketua FSPP Kota Tangerang KH. Zuhri Fauzi mengapresiasi Pemkot yang terus memberikan ruang bagi santri berprestasi di bidang olahraga. “Ini bukti santri tidak hanya menguasai kitab, tapi juga lapangan. Kami ingin lahirkan atlet berprestasi yang berakhlak,” katanya.
Puncak acara pembukaan ditutup dengan pertandingan perdana yang mempertemukan PP. Ummul Rodhiyah melawan PP. Darussalam Poris. Laga pembuka ini langsung menyedot perhatian penonton yang memadati tribun stadion.
BACA JUGA : Dari Senam Bareng Sampai Lomba Domino, OPD Tangerang Rayakan HUT ke-81 RI Penuh Tawa
Pertandingan berjalan sengit dengan dukungan supporter dari masing-masing pondok. Sorak yel-yel santri menggema di Stadion Benteng Reborn. Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik termasuk sepeda untuk memeriahkan suasana.
Kadispora Kota Tangerang Dr. Kaonang mengatakan, Liga Santri akan menjadi agenda rutin tahunan Pemkot. “Kami ingin membangun ekosistem olahraga dari pesantren.
Dari sini bisa lahir bibit-bibit atlet yang nantinya mengharumkan nama Kota Tangerang,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan, Liga Santri Walikota Cup 2026 diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet berprestasi dari kalangan santri. Sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat dan berakhlak.
(Avriyani)
