CKG Sekolah di Kota Tangerang Capai 59,4 Persen, 203 Ribu Siswa Telah Diperiksa

Wali Kota Sachrudin tinjau CKG Sekolah di Kota Tangerang
Wali Kota Tangerang meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi siswa sekolah di salah satu SD di Kota Tangerang, Jumat (4/9/2026). Foto: Avriyani/Nalar24.id

Nalar24.id |TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus memperluas pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis atau CKG bagi anak usia sekolah. Sejak dimulai pada Januari 2026, program CKG sekolah telah menjangkau 203.271 siswa SD, SMP, SMA atau sederajat hingga data per 28 Agustus 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, jumlah tersebut merupakan bagian dari total sasaran CKG sekolah sebanyak 342.310 siswa. Dengan demikian, pelaksanaan pemeriksaan telah mencapai sekitar 59,4 persen dari keseluruhan sasaran siswa di Kota Tangerang.

”Pelaksanaan CKG sekolah menjadi bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan anak dan remaja. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa sejak awal, termasuk kebugaran, aktivitas fisik, kesehatan gigi, hingga kondisi kesehatan lainnya yang dapat memengaruhi proses tumbuh kembang dan aktivitas belajar,” papar dr. Dini, Jumat (4/9/2026).

Pemeriksaan gigi siswa pada program CKG Sekolah Kota Tangerang
Tenaga kesehatan memeriksa kesehatan gigi siswa pada program CKG Sekolah di Kota Tangerang. Foto: avriyani/Nalar24.id

Menurut dr. Dini, program CKG sekolah dilaksanakan secara langsung di sekolah-sekolah melalui kerja sama antara Dinas Kesehatan dengan Dinas Pendidikan.

Tenaga kesehatan dari Puskesmas dan rumah sakit dikerahkan untuk melakukan skrining kesehatan dasar kepada para siswa. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap agar seluruh sasaran dapat terjangkau sebelum akhir tahun 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dr. Dini memaparkan terdapat lima temuan skrining CKG yang paling banyak ditemukan pada siswa. Temuan tertinggi meliputi kebugaran dengan hasil kurang, aktivitas fisik yang kurang, hingga karies gigi.

BACA JUGA : Meneladani Spirit Empu : Di Mana Peran Perempuan Indonesia Hari Ini ?

”Temuan tersebut menjadi perhatian karena kondisi kebugaran dan aktivitas fisik berkaitan dengan pola hidup anak sehari-hari.

Hasil CKG diharapkan dapat menjadi dasar untuk mendorong siswa agar lebih aktif bergerak serta menerapkan kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah,” jelas dr. Dini.

Selain aspek kebugaran, pemeriksaan kesehatan gigi dan telinga juga menjadi bagian penting dalam skrining siswa. Temuan seperti karies gigi dan serumen telinga dapat diketahui lebih awal sehingga siswa dapat memperoleh edukasi maupun tindak lanjut sesuai kebutuhan. Melalui deteksi dini ini, diharapkan masalah kesehatan yang berpotensi mengganggu proses belajar dapat segera ditangani.

BACA JUGA : Gratis dan Cukup 6 Langkah, Warga Tangerang Kini Bisa Dapatkan Bibit Lewat Bank Pohon

Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga terus mendorong agar hasil CKG sekolah tidak berhenti pada proses pemeriksaan. Temuan kesehatan siswa akan menjadi bahan tindak lanjut bersama sekolah, orang tua dan fasilitas kesehatan.

Bentuk tindak lanjutnya meliputi edukasi mengenai aktivitas fisik, kebersihan diri, kesehatan gigi, dan pola hidup sehat.

”Kami berharap sekolah dan orang tua dapat bersama-sama menindaklanjuti hasil pemeriksaan ini. Jika ditemukan siswa dengan kondisi yang perlu penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” tambahnya.

dr. Dini menegaskan, keberhasilan program CKG sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak. Pemerintah kota menyediakan layanan, sekolah menyediakan tempat dan memfasilitasi siswa, sementara orang tua berperan mengawasi dan mendorong anak untuk menerapkan pola hidup sehat di rumah.

BACA JUGA : CKG Lampaui Target, Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Pemkab Tangerang

Melalui pelaksanaan CKG sekolah, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak siswa yang mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi langkah preventif untuk mendukung anak tetap sehat, aktif, dan mampu mengikuti kegiatan belajar secara optimal.

Pemerintah Kota Tangerang menargetkan seluruh 342.310 siswa dapat diperiksa CKG hingga akhir tahun 2026. Untuk mencapai target tersebut, Dinas Kesehatan akan terus menambah jadwal dan titik pelaksanaan di sekolah-sekolah yang belum terjangkau.

Dengan capaian 59,4 persen dalam 8 bulan, dr. Dini optimis target tersebut dapat tercapai. Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya orang tua siswa, untuk mendukung program ini agar generasi Kota Tangerang tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

(avriyani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *