Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Jumling di Masjid Nurul Falah Jayanti, Perkuat Komunikasi dan Kebersamaan dengan Warga

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid sambutan Jumling di Masjid Nurul Falah Jayanti
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan sambutan saat kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Nurul Falah, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Jumat (18/9/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan menyerap aspirasi warga secara langsung.

Nalar24.id | TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Nurul Falah, Kecamatan Jayanti, Jumat (18/9/2026).

Kehadiran Bupati pada kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Melalui Jumling, Bupati dapat bertemu langsung dengan warga, mendengar berbagai masukan, sekaligus melihat lebih dekat dinamika kehidupan masyarakat di wilayah.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan, kegiatan Jumling merupakan salah satu upaya pemerintah untuk terus menjaga kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga membutuhkan komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dialog dengan warga saat Jumling di Masjid Nurul Falah
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid berdialog dengan warga saat kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Nurul Falah, Kecamatan Jayanti, Jumat (18/9/2026). Ia menegaskan pembangunan butuh komunikasi dan partisipasi masyarakat.

“Jumling ini menjadi kesempatan bagi kita untuk bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. Kita bisa saling berdiskusi, mendengar apa yang menjadi harapan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Maesyal.

BACA JUGA : Operasi SAR Kapal Arupadhatu I di Selat Sunda Dihentikan Setelah 10 Hari, 8 Orang Belum Ditemukan

Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang. Menurutnya, masukan dari masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan program pemerintah dapat memberikan manfaat secara nyata.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan dukungan, masukan dan partisipasi masyarakat agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Jumling di Masjid Nurul Falah juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga.

Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam menjaga suasana lingkungan yang kondusif sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Bupati Maesyal berharap melalui kegiatan Jumling, komunikasi, sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin dekat.

BACA JUGA : Lurah Babakan Teguh Kawal Langsung Penyaluran Bansos Beras 603 KPM di Hari Pertama

Melalui kegiatan Jumling tersebut berbagai persoalan dan aspirasi yang muncul di tengah masyarakat dapat diketahui secara langsung dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta kemampuan pemerintah daerah.

“Yang paling penting adalah kebersamaan. Pemerintah hadir, masyarakat juga ikut berperan. Dengan komunikasi yang baik, insyaallah berbagai program pembangunan bisa kita jalankan bersama untuk kemajuan Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

(alda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *