Nalar24.id | TANGERANG – Suasana meriah menyelimuti Halaman Kantor Kecamatan Pakuhaji, Sabtu (17/10/2026). Ratusan warga dari berbagai elemen tumpah ruah menghadiri Festival Budaya Pakuhaji yang resmi dibuka oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.
Festival tahun ini terasa istimewa karena merayakan tiga momentum besar sekaligus. Yakni HUT ke-34 Kecamatan Pakuhaji, HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, dan Hari Santri 2026. Tak heran, antusiasme warga begitu tinggi sejak pagi.
Bupati Tangerang yang hadir mengenakan kemeja biru muda dengan selendang putih bermotif khas, langsung disambut pertunjukan barongsai kuning yang enerjik. Di atas panggung utama, dengan latar belakang spanduk besar Festival Budaya dan Kuliner Pakuhaji 17-21 Oktober, Maesyal menyampaikan apresiasinya.
Menurutnya, festival ini bukan sekadar hiburan rakyat. Lebih dari itu, festival adalah cermin eratnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat Pakuhaji. Dari Muspika, MUI, para kyai, kepala desa, guru, anak-anak sekolah, kaum perempuan, RT, RW, hingga seluruh warga yang bergandengan tangan.

“Alhamdulillah saya melihat agenda yang luar biasa. Pak Camat Pakuhaji dan Muspikanya, MUI, para kyai, kepala desa beserta perangkatnya, guru, anak-anak, juga kaum perempuan, RT, RW, seluruh elemen hadir di sini, bergandengan tangan untuk memajukan Kecamatan Pakuhaji supaya lebih sejahtera,” ungkap Maesyal dalam sambutannya.
*Puji Kreativitas Anak dan UMKM Lokal*
Bupati Maesyal juga secara khusus mengapresiasi konsep festival yang dinilainya sangat cerdas. Panitia berhasil meramu tiga kekuatan sekaligus dalam satu even, pelestarian budaya, ruang kreativitas masyarakat, dan pemberdayaan UMKM lokal.
Ia menyebut, perpaduan ini tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata. Puluhan stand UMKM kuliner dan kerajinan lokal yang berjejer di area tenda putih terlihat ramai dikunjungi warga.
“UMKM-nya bisa hadir memberikan kontribusi untuk meningkatkan perekonomian. Mudah-mudahan selama kegiatan hari ini semua barang-barangnya habis, pendapatannya meningkat. Anak-anak menampilkan tampil kolosal yang luar biasa dan memberikan motivasi kepada kita semua,” ujarnya.
Momen menarik terjadi saat Bupati turun dari panggung utama. Ia berinteraksi langsung dengan pemain barongsai kuning di atas karpet merah. Aksinya tersebut mengundang tepuk tangan dan tawa warga yang menyaksikan. Beberapa warga bahkan mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka.
*Terima Kasih untuk Warga Pakuhaji*
Di akhir sambutannya, atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, Bupati Maesyal menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan warga Pakuhaji yang telah bekerja keras menggelar kegiatan positif ini.
“Saya, atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih. Kecamatan Pakuhaji telah melaksanakan rangkaian HUT ke-394 Kabupaten Tangerang yang disatukan dengan HUT Kecamatan Pakuhaji yang ke 34 dan juga Hari Santri,” ucapnya.
Ia menutup sambutan dengan ajakan untuk terus memperkuat persatuan dan kebersamaan. Ia juga mendoakan agar Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, dan Provinsi Banten semakin maju, sejahtera, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi seluruh masyarakat.
Festival Budaya Pakuhaji sendiri akan berlangsung selama lima hari, mulai 17 hingga 21 Oktober 2026. Berbagai agenda menarik telah disiapkan, mulai dari gelar seni budaya, bazar kuliner, lomba karaoke, hingga lomba mewarnai untuk anak-anak.
(red24)
