Nalar24.id | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Wirausaha Baru (WUB). Sebanyak 12 kelompok wirausaha yang terdiri dari 48 penerima manfaat dari tiga kecamatan menerima bantuan peralatan usaha dari Pemkab Tangerang, Selasa (15/9/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid. Program ini menjadi salah satu upaya Pemkab untuk menekan angka pengangguran dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Modal Awal
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan bahwa bantuan peralatan usaha yang diberikan pemerintah bukan sekadar bantuan sosial biasa.

“Bantuan peralatan usaha ini jangan hanya dilihat sebagai bantuan semata, melainkan sebagai modal awal untuk membangun kemandirian ekonomi. Saya berharap peralatan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dirawat, dan dipergunakan untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas usaha secara berkelanjutan,” ujar Bupati Maesyal.
Ia berpesan kepada para wirausahawan baru agar terus meningkatkan keterampilan dan melakukan inovasi. Menurutnya, hanya dengan inovasi usaha yang dijalankan mampu berkembang dan memiliki daya saing di pasar.
Pesan Khusus untuk 3 Bidang Usaha
Bupati Maesyal juga memberikan pesan khusus sesuai bidang usaha masing-masing kelompok penerima manfaat.
Untuk pelaku usaha barista, ia mendorong agar mengolah kopi berkualitas dan menghadirkan produk yang mampu bersaing di pasaran.
Sementara pelaku usaha las listrik diingatkan untuk mengutamakan keselamatan kerja serta menjaga kualitas layanan.
BACA JUGA : The Beginning of Humanity: 565 Anggota PMR Tigaraksa Dilantik, Camat Tekankan Jiwa Kemanusiaan
Sedangkan kelompok usaha penjahit alas kaki diharapkan terus berkreasi untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produknya.
“Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memiliki usaha dan penghasilan yang mandiri, perekonomian daerah kita akan semakin kuat. Ini sejalan dengan komitmen Pemkab Tangerang untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” tegasnya.
Keberhasilan Tergantung Penerima Manfaat
Lebih lanjut, Bupati Maesyal menyebut keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.
Keberhasilan juga ditentukan oleh kemauan penerima manfaat untuk terus mengembangkan keterampilan, menjaga kualitas produk, membangun jejaring usaha, dan memanfaatkan peluang pasar yang ada.
“Saya apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang beserta jajaran, Forkopimcam, serta Pemerintah Desa/Kelurahan yang telah mendukung pelaksanaan Program Wirausaha Baru tersebut,” ujarnya.
Rincian Penerima Bantuan WUB Adapun bantuan tersebut diberikan kepada 12 kelompok WUB pada tiga bidang keahlian.
BACA JUGA : Peduli Korban Gempa NTT, Akulaku Group dan Bank Neo Commerce Serahkan Bantuan Pangan via BAZNAS RI
Rinciannya: 4 kelompok usaha las listrik dengan 16 penerima dari Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug. Kemudian 4 kelompok usaha barista dengan 16 penerima dari Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan.
Terakhir, 4 kelompok usaha menjahit alas kaki dengan 16 penerima dari Desa Sentul, Kecamatan Balaraja.
Setiap kelompok menerima paket peralatan lengkap sesuai bidang usahanya. Dengan begitu diharapkan mereka bisa langsung memulai dan mengembangkan usaha.
Komitmen Pemkab Dorong UMKM
Program WUB merupakan program unggulan Pemkab Tangerang di bawah Dinas Tenaga Kerja. Tujuannya adalah menciptakan wirausahawan baru yang mandiri dan mampu menyerap tenaga kerja.
Dengan adanya bantuan ini, Pemkab berharap angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Tangerang bisa terus ditekan. Ke depan, Pemkab juga akan terus melakukan pendampingan dan pelatihan lanjutan agar usaha para penerima manfaat bisa naik kelas.
Pemkab Tangerang berkomitmen terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Kanu)
