Bupati Tangerang Apresiasi Program Jaga Pangan ABPEDNAS dan Kejagung, Serahkan 1000 Ayam Petelur di Sepatan

Penandatanganan kerjasama Program Jaga Pangan antara ABPEDNAS, Kejaksaan Agung dan Pemkab Tangerang di Puskagro Sepatan
Penandatanganan kerjasama Program Jaga Pangan antara ABPEDNAS, Kejaksaan Agung RI dan Pemerintah Kabupaten Tangerang di Puskagro, Kecamatan Sepatan, Sabtu (15/08/2026). Foto: Deddy/Nalar24.id

Nalar24.id | TANGERANG — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama Kejaksaan Agung RI atas kolaborasinya dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri acara serah terima bantuan unit usaha ayam petelur “Bahagia” di Puskagro, Kecamatan Sepatan, Sabtu (15/08/2026).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ABPEDNAS dan Kejaksaan RI serta seluruh pihak yang telah menggagas dan mewujudkan program ini.

Serah terima unit usaha ayam petelur Bahagia, berupa kandang dan 1000 ayam petelur merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian dan ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi desa,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Rapat koordinasi Program Jaga Pangan bersama Bupati Tangerang, Kejaksaan Agung dan ABPEDNAS di Kabupaten Tangerang
Rapat koordinasi Program Jaga Pangan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kejaksaan Agung RI dan ABPEDNAS untuk penguatan ekonomi desa. Foto: deddy/Nalar24.id

Bupati menegaskan, pengembangan ayam petelur memiliki potensi strategis dalam memperkuat ekosistem ketahanan pangan di tingkat desa. Hasil produksi telur nantinya dapat menjadi bagian dari rantai pasok Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), khususnya KDMP Sarakan dan koperasi desa lainnya, dengan harga kompetitif.

“Dengan demikian, program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi desa serta membuka peluang usaha yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan kandang ayam memanfaatkan lahan milik Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah disiapkan secara administratif.

Kawasan tersebut juga dipersiapkan untuk pengembangan sektor pangan lainnya, termasuk budidaya ikan dengan sistem bioflok. Infrastruktur pendukung seperti akses jalan, pagar pengamanan, pos jaga, gudang, hingga penyediaan air bersih juga terus disiapkan.

BACA JUGA : Forkopimda Kota Tangerang Gelar Renungan Suci HUT RI ke-81 di TMP Taruna

“Program Jaga Pangan ini tidak berhenti pada ternak ayam bertelur. Nanti juga akan mulai dikembangkan ternak ikan. Jadi ini kita bangun sebagai sebuah ekosistem ketahanan pangan yang dapat memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Jamintel Kejaksaan Agung RI Prof. Reda Mantovani mengatakan bantuan unit usaha ayam petelur Bahagia merupakan implementasi dari program Jaga Pangan. Kabupaten Tangerang dipilih sebagai lokasi percontohan karena memiliki konsep yang dapat dikembangkan secara lebih luas.

“Program ini merupakan bentuk implementasi nyata gagasan penguatan ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Konsepnya sebenarnya dari Pak Gubernur. Saya hanya mempraktikkannya,” ujar Reda.

Ia menjelaskan, ke depan program akan dikembangkan dengan budidaya ikan sistem bioflok yang melibatkan kelompok masyarakat, termasuk unsur Linmas. Hasil produksi ayam maupun ikan nantinya juga dapat diserap untuk memenuhi kebutuhan dapur penyedia makanan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh jajaran Kejaksaan Agung, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten beserta jajaran, Gubernur Banten Andra Soni, Kajari, Sekda Kab. Tangerang beserta para kepala OPD.

(Deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *