Nalar24.id | MILAN – Rencana Federasi Sepakbola Italia FIGC menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Timnas Italia mendadak ricuh. Nama “Il Maestro” yang jadi kandidat utama Paolo Maldini kini disorot tajam akibat keterkaitannya dengan perusahaan judi asal Rusia, Fonbet.
Pirlo memang muncul sebagai kandidat kuat setelah Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti menolak pinangan Azzurri. Namun sebelum pengumuman resmi keluar, namanya sudah digoyang isu politik.
Dituding Dekat Rusia Gegara Jadi Duta Fonbet
Masalah muncul karena Pirlo ditunjuk sebagai duta global Fonbet, perusahaan taruhan asal Rusia. Ia bahkan sempat mengunjungi Moskow pada Mei lalu.
Keterikatan itu langsung dikaitkan dengan perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung sejak 2022. Pirlo pun dituding mendukung Rusia, tudingan yang dibantah keras olehnya.

“Mengaitkan makna politik pada kerja sama ini berarti mengaitkan tuduhan kepada saya yang tidak pernah saya ungkapkan dan yang tidak saya pegang,” tegas Pirlo dalam pernyataannya.
Pernyataan Pirlo: Ini Murni Komersial
Legenda AC Milan itu mengaku sedih melihat namanya terseret. Ia menegaskan kerja sama dengan Fonbet murni bersifat komersial dan terjadi saat ia bekerja di Uni Emirat Arab.
“Sepanjang karier saya, pertama sebagai pemain dan kemudian sebagai pelatih, saya selalu menjalankan tugas saya dengan penuh hormat terhadap hukum negara tempat saya bekerja, dan kontrak yang saya tandatangani,” tulis Pirlo.
“Kerja sama profesional yang menjadi subjek kontroversi baru-baru ini terjadi sebagai bagian dari pengalaman kerja saya di Uni Emirat Arab dan sepenuhnya bersifat komersial dan olahraga,” lanjutnya.
Baca Juga : 16 TAHUN PENANTIAN BERAKHIR: SPANYOL GULINGKAN ARGENTINA DI FINAL
Ia juga berterima kasih kepada Paolo Maldini dan Leonardo Araujo atas kepercayaan yang diberikan. “Saya menyesal bahwa pilihan olahraga dengan cepat terseret ke dalam konfrontasi publik yang akhirnya menyematkan citra yang sama sekali tidak pantas pada saya.”
“Kecintaan pada Italia tidak bergantung pada pekerjaan. Itu adalah bagian dari sejarah saya, identitas saya, dan akan terus menemani saya, selamanya,” tutupnya.
Kursi Maldini Juga Goyang
Kisruh ini berdampak luas. Kursi pelatih Timnas Italia yang kosong sejak Gennaro Gattuso mundur April lalu usai gagal ke Piala Dunia 2026 kini makin tak menentu.
Kabarnya, Paolo Maldini selaku Direktur Teknik siap mundur jika FIGC tidak menunjuk pelatih sesuai keinginannya. Padahal Il Capitano baru sebulan menjabat.
FIGC diprediksi akan segera menunjuk pelatih baru pekan ini. Siapa pun yang terpilih akan langsung menghadapi 4 laga krusial UEFA Nations League melawan Belgia, Turki 2 kali, dan Prancis pada 25 September hingga 5 Oktober mendatang.
Apakah Pirlo akan mundur teratur, atau FIGC tetap ngot? Publik Italia menunggu.
