Nalar24.id | NEW JERSEY — 16 tahun. Selama itu Spanyol menunggu. Dan di MetLife Stadium, penantian itu berakhir.
Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina berlangsung alot. Argentina mencoba mengejutkan di awal, tapi Spanyol yang menguasai bola. Peluang Yamal dan Baena digagalkan Dibu Martinez.
Argentina tampil pragmatis dan bertahan solid. Namun segalanya berubah saat Enzo Fernandez menerima kartu merah di perpanjangan waktu.
Di situlah pengalaman bicara. Satu menit babak kedua extra time, Nico Williams menyundul bola ke Ferran Torres. Tanpa ampun, penyerang Barcelona itu menceploskan bola. 1-0.

Spanyol kemudian bermain dengan disiplin luar biasa. Upaya terakhir Argentina lewat Giuliano Simeone mentah. Peluit panjang berbunyi, Spanyol juara.
Ini gelar kedua Spanyol setelah 2010. Bagi Luis de la Fuente, ini bukti bahwa filosofi tiki-taka dengan sentuhan modern masih relevan.
Baca Juga : Dari 2018 ke 2026: Perjalanan Mbappe Menjadi Legenda Piala Dunia
Bagi Argentina, mimpi back to back juara dunia pupus. Messi yang sempat mendapat peluang di injury time juga gagal.
Era baru sepak bola dunia resmi dimulai. Dan namanya: Spanyol.

Respon (1)