Nalar24.id | TANGERANG – Gelaran Festival Al-A’zhom XIII Tahun 2026 resmi berakhir. Rangkaian acara 15-27 Juni 2026 di halaman Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang ditutup dengan penuh semangat kebersamaan.
Selama 13 hari, beragam kegiatan keagamaan, edukasi, hiburan yang sehat, ruang interaksi keluarga, hingga geliat ekonomi masyarakat berpadu menjadi satu.
“Inilah esensi Festival Al-A’zhom. Tidak hanya memperkuat nilai-nilai religius, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur *Sekretaris Daerah Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman*, saat menutup festival, Sabtu malam, 27/06/2026.
“Karena kita semua meyakini bahwa kemajuan kota tidak hanya sebatas dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui masyarakat yang religius, rukun, produktif, dan saling menguatkan,” imbuhnya.
UMKM Naik Kelas Lewat Syiar Islam
Herman menambahkan, Festival Al-A’zhom juga membuktikan kegiatan keagamaan mampu berjalan seiring pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kehadiran ratusan pelaku UMKM menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat menghadirkan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Mulai dari kuliner, kriya, fesyen, hingga produk kreatif lainnya menunjukkan UMKM Kota Tangerang punya potensi luar biasa,” jelasnya.

Untuk itu, Pemkot Tangerang berkomitmen terus mendukung UMKM melalui pendampingan usaha, kemudahan perizinan, peningkatan kapasitas, perluasan promosi, serta penguatan akses pasar.
“Harapannya, semakin banyak masyarakat yang berani memulai usaha, semakin banyak UMKM yang naik kelas, dan semakin kuat pula perekonomian Kota Tangerang,” tandas Herman.
Tak lupa, Herman mengapresiasi panitia, aparat keamanan, sponsor, mitra, pengisi acara, pelaku UMKM, serta seluruh masyarakat yang berpartisipasi.
“Keberhasilan sebuah festival bukan hanya diukur dari ramainya pengunjung, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat serta nilai kebersamaan yang terus tumbuh setelah acara ini berakhir,” tutup Sekda.












