LBH Dharmapala Matangkan Program Kerja, Siap Perluas Bantuan Hukum untuk Umat Buddha

Ketua Pembina Kevin Wu: Peran LBH Kini Semakin Dibutuhkan Tangani Persoalan Tempat Ibadah hingga Diskriminasi

Pengurus LBH Dharmapala Nusantara menggelar rapat koordinasi program kerja bantuan hukum untuk umat Buddha di Jakarta
Rapat koordinasi LBH Dharmapala Nusantara membahas penguatan program kerja dan perluasan bantuan hukum bagi umat Buddha di Jakarta, Jumat (19/6/2026). (Nalar24.id/Dok. LBH Dharmapala)

Nalar24.id | JAKARTA – Lembaga Bantuan Hukum Dharmapala Nusantara menggelar rapat koordinasi internal di Jakarta, Jumat (19/6/2026). Agenda utama rapat adalah memperkuat konsolidasi dan menyusun program kerja yang lebih terarah untuk memperluas jangkauan bantuan hukum bagi masyarakat, khususnya umat Buddha di Indonesia.

Rapat membahas strategi penguatan organisasi, peningkatan kualitas layanan hukum, program edukasi hukum ke masyarakat, serta perluasan jaringan kerja sama dengan berbagai pihak.

Ketua Pembina LBH Dharmapala Nusantara, Kevin Wu, menegaskan bahwa keberadaan LBH kini semakin vital. Banyak persoalan yang dihadapi umat Buddha memerlukan pendampingan hukum serius, mulai dari isu tempat ibadah, persoalan kemanusiaan, hingga kasus hukum lainnya.

“Peran LBH Dharmapala Nusantara saat ini semakin dibutuhkan masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi, komitmen, dan keseriusan seluruh anggota agar setiap pengaduan yang masuk dapat ditangani secara profesional dan berkelanjutan,” tegas Kevin Wu.

Ia menambahkan, organisasi terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pendampingan hukum. Dengan bergabungnya tokoh dan profesional lintas bidang, LBH Dharmapala diharapkan memberi manfaat lebih luas dan nyata.

“Kami ingin menghadirkan langkah yang lebih konkret sehingga keberadaan LBH benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Kevin.

Sementara itu, Ketua Umum LBH Dharmapala Nusantara, Ferdian Sutanto, S.H., M.H., menyebut rakor ini jadi langkah penting memperkuat konsolidasi internal dan kualitas pelayanan.

“Kami ingin membangun jaringan yang lebih luas agar pelayanan hukum dapat menjangkau masyarakat secara optimal. Ke depan, kami juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai organisasi maupun perusahaan yang punya visi sama dalam pelayanan masyarakat,” ujar Ferdian.

Ferdian menjelaskan, LBH Dharmapala tengah mengembangkan program edukasi hukum lewat platform media, termasuk podcast yang melibatkan pengurus. Program ini diharapkan jadi sarana edukasi hukum yang mudah dipahami sekaligus tempat berbagi pengetahuan bagi para pengurus.

Fokus utama LBH Dharmapala Nusantara adalah pendampingan hukum untuk umat Buddha di Indonesia. Pendampingan mencakup perlindungan hak beragama, persoalan sosial kemasyarakatan, hingga kasus kebebasan beribadah.

Lembaga ini juga memberi perhatian pada kasus dugaan perusakan tempat ibadah, penistaan agama Buddha, serta berbagai bentuk diskriminasi, intimidasi, dan persekusi terhadap umat Buddha. LBH Dharmapala berkomitmen memberikan bantuan dan perlindungan hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

Rapat turut dihadiri Sekretaris Jenderal LBH Dharmapala Nusantara, Herna Sutana, S.H., M.H., beserta jajaran pengurus dan anggota.

Melalui konsolidasi dan program kerja yang lebih terarah, LBH Dharmapala Nusantara menargetkan peningkatan kualitas layanan bantuan hukum, perluasan jaringan advokasi, dan perlindungan hukum yang optimal bagi umat Buddha di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *