Nalar24.id | TANGERANG – Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono memberikan apresiasi tinggi kepada Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang telah berkontribusi menjaga Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) di tengah dinamika masyarakat Kota Tangerang yang beragam.
Apresiasi tersebut disampaikan Maryono saat membuka kegiatan Sarasehan Ormas dengan tema “Penguatan Kapasitas Ormas Berbasis Kepatuhan Hukum Demi Stabilitas Daerah”. Acara digelar di Graha Bhakti Karya Modernland, Kota Tangerang, Kamis (17/09/2026).
Menurut Maryono, keberadaan Ormas sangat vital bagi pemerintah daerah. Ormas bukan hanya sekadar wadah berhimpun, tetapi juga kekuatan sosial yang menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

“Keberadaan Ormas memiliki posisi yang sangat penting. Ormas bukan sekadar wadah berhimpun, tetapi juga kekuatan sosial yang dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, menyampaikan aspirasi, menggerakkan partisipasi, serta ikut menjaga persatuan dan kondusivitas daerah,” tutur Maryono.
Ia menegaskan, semakin besar peran Ormas di tengah masyarakat, maka tanggung jawabnya pun semakin besar. Untuk itu, penguatan kapasitas dan tata kelola organisasi harus terus dilakukan sesuai koridor hukum.
“Inilah pentingnya tema sarasehan hari ini. Kepatuhan hukum bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi fondasi agar organisasi dapat tumbuh, dipercaya, dan memberikan kontribusi secara berkelanjutan,” jelasnya.
BACA JUGA : DPC Ormas Madas Kota Tangerang Gelar Aksi ke Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang

Maryono menyebut, Ormas yang tertib administrasi, transparan, akuntabel, dan menjunjung etika akan semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Kepercayaan publik menjadi modal utama bagi Ormas untuk terus berkembang.
“Ormas yang memahami aturan, tertib dalam tata kelola, transparan, akuntabel, serta menjunjung etika dan tanggung jawab sosial, akan semakin mendapat kepercayaan masyarakat,” ujarnya di hadapan 200 peserta yang merupakan perwakilan dari 100 Ormas se-Kota Tangerang.
Pada kesempatan itu, Maryono juga mengajak seluruh Ormas untuk terus meningkatkan pemahaman terhadap regulasi yang berlaku. Administrasi organisasi harus diperkuat dan kepatuhan hukum harus dijadikan budaya.
“Di tengah derasnya arus informasi, Ormas juga memiliki peran penting dalam menjaga ruang publik tetap sehat dan kondusif,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak Ormas menjadi teladan dalam menjaga persatuan. Ormas diminta aktif melawan hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah.
“Mari cegah berita bohong, ujaran kebencian, provokasi, dan intoleransi. Bersama kita jaga Kota Tangerang tetap aman, rukun, dan kondusif,” pungkasnya.
(avriyani)
