Nalar24.id | TANGERANG – Bukan sekadar seremoni kelulusan. Pesan mendalam disampaikan Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah saat menghadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Pondok Modern Daarul Hikmah Sukadiri, Minggu (21/6/2026).
Di hadapan 183 santri yang diwisuda, Wabup Intan menegaskan bahwa menghafal Al-Qur’an bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan baru.
“Ini merupakan ungkapan syukur atas perjalanan dan perjuangan para santri. Di balik setiap ayat yang berhasil dihafalkan terdapat ketekunan, kesabaran, doa orang tua, serta dedikasi para guru yang membimbing dengan penuh keikhlasan,” ungkap Wabup Intan.
*Jadikan Al-Qur’an Benteng Moral*
Dalam sambutannya, Intan menekankan bahwa tantangan zaman ke depan semakin berat. Karena itu, ia berpesan agar Al-Qur’an tak hanya dihafal, tapi dihidupkan dalam perilaku sehari-hari.
“Hari ini merupakan awal dari perjalanan baru. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi, dan benteng moral. Yang lebih penting dari banyaknya ayat yang dihafal adalah bagaimana Al-Qur’an itu hidup di dalam hati dan tercermin dalam akhlak,” tandasnya.
Ia juga mengingatkan para wisudawan untuk tidak melupakan jasa orang-orang di balik kesuksesan mereka. “Jangan sekali-kali melupakan air mata dan doa orang tua. Jangan pernah lupakan kesabaran para guru yang dengan ikhlas membimbing kalian hingga di titik ini,” pesannya.
Dorong Santri Ikut Beasiswa ke Kairo
Wabup Intan juga membuka peluang bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri lewat program Pemkab Tangerang.
“Mudah-mudahan nanti santri-santri di sini bisa ikut juga program Beasiswa Tangerang Gemilang. Bisa ada perwakilan yang dikirim ke Kairo Mesir, belajar ilmu-ilmu lain di negara-negara lain. Anak-anak Kabupaten Tangerang harus bisa kuliah dengan nyaman dan mencetak SDM yang unggul,” harapnya.

Atas nama Pemkab Tangerang, ia menyampaikan apresiasi kepada Pondok Modern Daarul Hikmah yang konsisten mencetak generasi Qurani. “Semoga dari pondok ini terus lahir generasi yang bukan hanya cerdas, tapi juga menjadi penyejuk di tengah masyarakat,” ujarnya.
*Daarul Hikmah Luluskan 183 Santri*
Sementara itu, Pimpinan Pondok Modern Daarul Hikmah, Zaky Yudisthira, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya meluluskan 183 santri, terdiri dari 100 santri putri dan 83 santri putra.
“Anak-anak yang diwisuda hari ini adalah anak-anak terbaik. Hafalan terbanyak ada di 16 juz, terbanyak kedua di 11 juz,” jelas Zaky.
Pondok yang kini berusia 29 tahun itu setiap tahunnya meluluskan lebih dari 150 santri. Zaky berpesan agar para lulusan tetap istiqomah. “Teruslah bercengkrama dengan Al-Qur’an, belajar dan mengajarkannya kembali di mana pun berada,” pungkasnya.
red24/deddy












