Nalar24.id | TANGERANG — Lapangan Satradar 401 Tanjung Kait, Mauk, penuh sorak sorai. Selasa 18 Agustus 2026, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid resmi menutup Liga Bola Open Turnamen PIK 2 Cup 2026.
Turnamen ini bukan cuma soal bola. Bagi Bupati Maesyal, ini soal kebersamaan.
“Kompetisi sepak bola ini selain mempererat silaturahmi dan menjaga kebugaran, masyarakat juga dapat memanfaatkannya untuk jualan, sehingga perekonomian masyarakat desa juga dapat berputar,” katanya.
Benar saja. Di pinggir lapangan, tenda UMKM berjejer. Warga jualan makanan, minuman, sampai jersey. Stadion mini dadakan itu jadi pasar kecil yang menghidupkan ekonomi desa.
Bupati Maesyal juga menyoroti besarnya animo masyarakat terhadap sepak bola. Menurutnya, dari lapangan desa inilah bibit-bibit pemain baru bisa lahir.
“Penutupan Liga Bola Open Turnamen PIK 2 ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mengembangkan olahraga serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.
BACA JUGA : 705 Pesilat Ramaikan Nyimas Banten Open Tournament II, Jadi Ruang Ekspresi Perempuan
Ia berharap semangat ini menular.
“Ini kita mulai dari Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan nanti bisa dilebarkan ke Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan daerah lainnya,” ujarnya.
Komandan Satradar 401 Tanjung Kait Letkol Lek Aris Budi Wicaksono juga ikut bangga. Turnamen ini digelar bersama PIK 2 untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.
“Kami bersyukur kompetisi ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan meriah. Masyarakat juga sangat antusias menyaksikan pertandingan secara langsung,” ungkapnya.
Baginya, lapangan bola adalah tempat terbaik buat generasi muda menyalurkan energi positif. Main bola, junjung sportivitas, jauh dari hal negatif.
PIK 2 Cup 2026 pun selesai. Tapi semangatnya, kata warga, baru mulai.
(Deddy)

Respon (1)