Nalar24.id | CIREBON – TNI Angkatan Udara (AU) menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan pesisir. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, Lanud Sugiri Sukani (SKI) berkolaborasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon melaksanakan penanaman 10.000 bibit mangrove.Kegiatan tersebut digelar di Pantai Baro Gebang, Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (17/9/2026).
Komandan Lanud SKI Letkol Pnb Kadeck Dwi Indira Mawan, S.I.P., diwakili oleh Kadister Lanud SKI Kapten Sus Turi Noor Kuswati, hadir langsung bersama instansi terkait dan masyarakat pesisir yang turut ambil bagian dalam aksi penghijauan tersebut.

Penanaman mangrove ini bukan sekadar seremonial peringatan HUT TNI. Langkah ini menjadi upaya konkret dalam menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi yang semakin mengkhawatirkan. Keberadaan hutan mangrove dinilai vital untuk mempertahankan habitat berbagai biota laut.
Selain sebagai penahan abrasi, mangrove juga memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan. Kawasan mangrove menjadi tempat pemijahan dan pembesaran ikan, udang, dan kepiting, yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat pesisir Gebang.
Melalui kegiatan tersebut, Lanud SKI bersama Lanal Cirebon dan seluruh unsur yang terlibat mengajak masyarakat untuk tidak berhenti pada kegiatan penanaman saja. Perawatan dan penjagaan mangrove menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak berhenti pada penanaman, tetapi turut merawat dan menjaga mangrove agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar perwakilan Lanud SKI di lokasi.

Kolaborasi antara TNI AU dan TNI AL ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Semangat gotong royong terlihat jelas saat prajurit TNI, anggota Pramuka, instansi pemerintah, dan warga bahu membahu menanam bibit Rhizophora di kawasan berlumpur tersebut.
Kegiatan ini juga memperkuat sinergitas antar matra TNI di wilayah Cirebon dalam menjaga wilayah pesisir untuk generasi yang akan datang.
Diharapkan 10.000 bibit yang ditanam dapat tumbuh subur dan menjadi benteng alami yang melindungi Pantai Baro Gebang dari abrasi dan dampak perubahan iklim.
(Wawang)
