Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid Buka PORSADIN VII di Alun-alun Balaraja

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid foto bersama kontingen DPAC Kecamatan Panongan MDT Aya Sophia peserta PORSADIN VII
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid berfoto bersama Kontingen DPAC Kecamatan Panongan MDT Aya Sophia yang siap mengikuti PORSADIN VII tingkat Kabupaten Tangerang di Alun-alun Balaraja, Minggu (27/9/2026). Kontingen Panongan menjadi salah satu peserta dengan jumlah santri terbanyak. (Foto: http://Nalar24.id)

Nalar24.id | Tangerang –Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-VII tingkat Kabupaten Tangerang. Pembukaan berlangsung meriah di Alun-alun Balaraja, Minggu (27/9/2026).

Ratusan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang memadati lokasi acara. Mereka tampak antusias mengikuti pembukaan ajang dua tahunan yang mempertemukan bakat olahraga dan seni santri tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa PORSADIN bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara. Lebih dari itu, PORSADIN menjadi wadah strategis untuk memperkuat kebersamaan, silaturahmi, serta menggali dan mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah di bidang keagamaan, seni, dan olahraga.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memberikan sambutan saat pembukaan PORSADIN VII tingkat Kabupaten Tangerang di Alun-alun Balaraja
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan sambutan saat membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-VII tingkat Kabupaten Tangerang di Alun-alun Balaraja, Minggu (27/9/2026). Dalam sambutannya, Bupati berpesan agar santri menjunjung sportivitas dan memperkuat kebersamaan. (Foto: Nalar24.id/Diskominfo Kab. Tangerang)

“PORSADIN ini bukan hanya jadi ajang perlombaan, tapi juga menjadi tempat untuk saling memperkuat kebersamaan dan menggali serta mengembangkan bakat, minat, potensi para santri Madrasah Diniyah,” ungkap Bupati Maesyal di hadapan peserta.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu, pendidikan keagamaan memiliki peran fundamental dalam membentuk generasi muda. Tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki akhlak baik, kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas, dan mental yang kuat untuk menghadapi tantangan zaman.

Oleh karena itu, ia berpesan kepada seluruh peserta yang akan bertanding agar menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kebersamaan.

BACA JUGA : Erna Yanti Kader Posyandu Lili 3 Mauk Wakili Banten di Penilaian Kader Berprestasi Tingkat Nasional Kemenkes 2026

“Bertandinglah dengan semangat, berkompetisilah dengan sportif, dan raihlah prestasi dengan cara yang baik. Jangan hanya mengejar kemenangan, perbanyaklah teman,” pesannya yang disambut tepuk tangan meriah para santri.

Bupati Maesyal menegaskan bahwa prestasi harus berjalan seiring dengan akhlak. Para santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, beriman, sehat, kreatif dan berdaya saing. Mereka juga diharapkan mampu membawa nama baik agama, keluarga, dan Kabupaten Tangerang di kancah yang lebih luas.

Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari para ulama, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), lembaga pendidikan keagamaan, orang tua, hingga masyarakat umum untuk terus memperkuat kolaborasi.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk membangun generasi muda Kabupaten Tangerang yang berkarakter dan berakhlakul karimah.

BACA JUGA : Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemkab Tangerang Atas Layanan Jemaah Haji, Ada Uang Saku Hingga Pembangunan Kantor

“Mari kita perkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun generasi muda Kabupaten Tangerang yang tangguh, berkarakter dan berakhlakul karimah. Karena mereka adalah calon pemimpin masa depan kita semua,” pungkasnya.

PORSADIN VII tingkat Kabupaten Tangerang ini akan mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan seni islami. Mulai dari Musabaqah Qiroatil Kutub, pidato bahasa Arab, kaligrafi, hingga cabang olahraga seperti bulu tangkis, tenis meja, dan catur. Pemenang nantinya akan mewakili Kabupaten Tangerang ke tingkat Provinsi Banten.

(bgx)

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *