Nalar24.id | CIKUPA – Pemandangan tak biasa terlihat di Jalan Raya Serang Km 16, tepatnya di depan PT Chingluh dan PT Horming, Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kamis (29/10/2026) pagi. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah turun langsung ke aspal mengatur lalu lintas.
Bukan pencitraan. Titik ini memang jadi neraka macet setiap pagi. Ribuan karyawan pabrik sepatu dan garmen menyeberang jalan di jam yang sama, berbarengan dengan angkot yang ngetem sembarangan dan motor karyawan yang keluar-masuk gerbang pabrik.
“Kawasan ini merupakan area industri dengan jumlah karyawan yang padat, sehingga aktivitas kendaraan meningkat sejak pagi hari,” kata Indra Waspada yang saat itu memakai rompi kuning menyala.
Ia tak cuma berdiri. Bersama personel Satlantas, ia memimpin langsung pengaturan, menyetop motor, memberi jalan penyeberang, dan mengurai penumpukan kendaraan yang keluar-masuk pabrik. Tujuannya satu: jangan sampai ada karyawan terlindas karena rebutan jalan.
Menurutnya, ada tiga sumber kemacetan di Km 16 ini. Pertama, aktivitas pekerja yang pakai kendaraan pribadi dan umum. Kedua, karyawan yang menyeberang jalan berbondong-bondong menuju tempat kerja. Ketiga, angkot yang menaikkan dan menurunkan penumpang seenaknya di badan jalan.
“Sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di tengah tingginya aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Di sela mengatur jalan, Kombes Indra juga sempat berdialog dengan pengendara. Ia ingatkan pemotor wajib pakai helm, pengemudi mobil jangan pakai bahu jalan, dan semua pengguna jalan harus saling menghormati.
“Keselamatan harus menjadi prioritas bersama dan seluruh pengguna jalan perlu memperhatikan pejalan kaki serta tidak memaksakan diri ketika kondisi lalu lintas padat,” tandasnya.
Aksi turun langsung perwira tinggi seperti ini jarang terlihat. Biasanya hanya anggota di lapangan. Kehadiran Kapolresta langsung dinilai warga sebagai bentuk polisi yang hadir, bukan hanya di balik meja.
(molly)

Respon (1)