Nalar24.id | TANGERANG – Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Kota Tangerang kembali tancap gas meningkatkan kapasitas Kelompok Informasi Masyarakat atau KIM. Melalui Pelatihan KIM Vol. 2, puluhan anggota KIM se-Kota Tangerang dibekali skill memanfaatkan Artificial Intelligence atau AI.
Kegiatan berlangsung Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB di Ruang Al Amanah, Puspem Kota Tangerang Lantai 5.
Acara dibuka langsung Kepala Diskominfo Kota Tangerang Dr. Mugiya Wardhany, SE, M.Si didampingi Kepala Bidang DKIP Kominfo Kota Tangerang Yoga Sektianto, S.STP.

AI Jadi Senjata Baru Jurnalisme Warga
Sebagai narasumber dihadirkan Okky Putra Barus, http://S.Kom, M.M, M.Ti, Associate Professor Universitas Pelita Harapan atau UPH.
Dalam materinya, Okky membongkar bagaimana AI bisa jadi alat tempur KIM di lapangan. Mulai dari membantu penulisan berita warga, pembuatan konten media sosial, hingga penyebaran informasi yang akurat di tingkat komunitas.
“AI bukan untuk menggantikan manusia, tapi menjadi alat bantu. KIM sebagai garda terdepan informasi di masyarakat harus melek teknologi dan bijak menggunakannya,” ujar Okky.
Ia mencontohkan sejumlah tools AI yang bisa langsung dipakai KIM untuk mempercepat kerja. Seperti AI untuk riset data, membuat desain grafis, hingga mengedit video singkat.
Target: KIM Jadi Produsen Konten, Bukan Sekadar Penyebar
Kepala Diskominfo Kota Tangerang Dr. Mugiya Wardhany menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar formalitas. Tujuannya jelas: meningkatkan kapasitas KIM menghadapi era digital yang serba cepat.
“Kami ingin KIM Kota Tangerang tidak hanya menjadi penyebar informasi, tapi juga mampu memproduksi konten yang kreatif, cepat dan bertanggung jawab dengan bantuan teknologi AI,” ucap Mugiya.
BACA JUGA : Dari Senam Bareng Sampai Lomba Domino, OPD Tangerang Rayakan HUT ke-81 RI Penuh Tawa
Menurutnya, di tengah banjir hoaks dan informasi cepat, peran KIM sangat strategis. Jika dibekali teknologi yang tepat, KIM bisa menjadi benteng informasi akurat di lingkungan masing-masing.
Pelatihan diikuti puluhan anggota KIM se-Kota Tangerang. Peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik penggunaan tools AI untuk penulisan berita, desain grafis, dan analisis data. Beberapa peserta bahkan langsung mempraktikkan membuat poster dan naskah berita dengan bantuan AI saat di lokasi.
Diskominfo memastikan program pelatihan KIM akan berlanjut secara berkelanjutan. Ke depan, materi akan dikembangkan sesuai kebutuhan, mulai dari literasi digital, manajemen media sosial, hingga fact-checking berbasis AI.
Dengan langkah ini, Pemkot Tangerang berharap KIM tidak tertinggal zaman. Justru menjadi motor penggerak informasi positif dan produktif di tengah masyarakat kota.
(avriyani)

Respon (1)