Wakil Wali Kota Tangerang Tertib Niaga Kunci Tingkatkan Kepercayaan Konsumen dan Daya Saing Usaha

wakil wali kota tangerang maryono buka sosialisasi pelaku usaha
Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono memberikan sambutan saat membuka Sosialisasi Perdagangan Barang dan Jasa bagi Pelaku Usaha di Aula Gedung Cisadane, Rabu 22/7/2026. avriyani/Nalar24.id

Nalar24.id | TANGERANG – Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menegaskan bahwa tertib niaga merupakan kunci untuk membangun kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Sosialisasi Perdagangan Barang dan Jasa bagi Pelaku Usaha Angkatan II yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM), di Aula Gedung Cisadane, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta yang terdiri atas pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), agen, dan pangkalan LPG se-Kota Tangerang. Melalui sosialisasi ini, para pelaku usaha dibekali pemahaman mengenai regulasi perdagangan, perizinan, perlindungan konsumen, serta standar kemetrologian guna mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat dan berdaya saing.

“Kepercayaan konsumen adalah aset yang sangat berharga. Kepercayaan itu lahir ketika pelaku usaha menjalankan usahanya secara jujur, tertib, dan sesuai regulasi. Karena itu, tertib niaga bukan sekadar kewajiban, tetapi menjadi modal utama untuk meningkatkan daya saing usaha,” ujar Maryono.

sosialisasi perdagangan barang jasa spbu lpg kota tangerang
Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono bersama 100 peserta sosialisasi dari pengelola SPBU, agen dan pangkalan LPG se-Kota Tangerang berfoto bersama. avriyani/Nalar24.id

Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi, kelengkapan perizinan, akurasi alat ukur, hingga pemenuhan hak-hak konsumen merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari praktik usaha yang profesional. Terlebih, peserta sosialisasi berasal dari sektor energi yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat setiap hari.

“Ketika pelaku usaha menjalankan usahanya dengan tertib, masyarakat akan merasa terlindungi, kepercayaan konsumen meningkat, dan usaha pun akan semakin berkembang. Pada akhirnya, kondisi ini akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Maryono menambahkan, membangun ekosistem usaha yang sehat membutuhkan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha. Pemerintah akan terus menghadirkan pembinaan, edukasi, dan pengawasan, sementara pelaku usaha diharapkan terus meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Baca Juga : 1.000 Pelajar Tumpah di GOR Tangerang, Porseni 2026 Resmi Digelar

“Kita ingin dunia usaha di Kota Tangerang tidak hanya berkembang dari sisi ekonomi, tetapi juga memiliki budaya usaha yang menjunjung tinggi integritas, kepatuhan, dan perlindungan konsumen,” imbuhnya.

Sosialisasi tersebut turut menghadirkan narasumber dari Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Banten, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), serta Pengawas Perdagangan Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan RI.

(Avriyani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *