Nalar24.id | TANGERANG – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dan bakti sosial bagi warga terdampak asap kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kamis (9/7/2026).
Memasuki hari ke-10 kebakaran TPA Jatiwaringin, asap masih berdampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Rajeg. Merespons kondisi tersebut, DPD PPNI Kabupaten Tangerang menggerakkan aksi kemanusiaan melalui pelayanan kesehatan, edukasi, dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
Ketua DPD PPNI Kabupaten Tangerang, M. Nurhabibi, mengatakan pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Rajeg untuk memetakan kebutuhan di lapangan.
“Dari hasil koordinasi tersebut, PPNI kemudian menyusun langkah strategis agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

46 Perawat Sukarelawan Piket 24 Jam
Sebanyak 25 tim yang terdiri dari 46 perawat sukarelawan dari 28 rumah sakit, Dinas Kesehatan, dan empat institusi pendidikan diterjunkan secara bergiliran selama 24 jam di Posko Kesehatan Puskesmas Rajeg dan sejumlah posko lainnya sejak 4 Juli 2026.
Selain memperkuat pelayanan kesehatan, PPNI juga menggelar pengabdian masyarakat yang dipimpin Abdul Karim dan Mizwar bersama 11 mahasiswa STIKES Faathir Husada, Balaraja. Kegiatannya meliputi pemeriksaan tanda vital, penyuluhan pencegahan ISPA, pelayanan kesehatan di posko, serta pembagian biskuit dan susu steril.
Sebagai bentuk kepedulian, PPNI turut menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga Desa Tanjakan Mekar, Rajeg, berupa beras, mi instan, minyak goreng, telur, susu, masker, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan bayi.
PPNI juga menyerahkan bantuan operasional posko kepada Puskesmas Rajeg berupa 2 unit nebulizer portable, 50 botol obat-obatan, 100 botol tetes mata, 30 dus masker, dan 150 botol susu steril.
Kepala Puskesmas Rajeg, Tohiroh. mengapresiasi kolaborasi tersebut.
“*Sinergi dan bantuan ini sangat meringankan beban nakes,” ujarnya.

Apresiasi dari Warga dan Kepala Desa
M. Nurhabibi menegaskan PPNI akan terus mendukung pelayanan kesehatan hingga kondisi dinyatakan membaik.
“*PPNI berkomitmen terus mengabdi sampai keadaan membaik oleh Pemerintah. Kami hadir untuk masyarakat Indonesia dan Kabupaten Tangerang khususnya,” tegasnya.
Kepala Desa Tanjakan Mekar, *Uti*, juga menyampaikan apresiasi.
“*Terima kasih atas kehadiran 25 tim perawat PPNI yang piket 24 jam dan kirim bantuan langsung ke warga,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Ketua RT 014 RW 06 Kampung Jungkel.
“Alhamdulillah, warga sekitar sangat terbantu dan kesehatan sebagian besar warga sudah membaik. Harapan kami, tidak ada lagi kebakaran seperti ini,” ungkapnya.
(Kanu)












