Nalar24.id | TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk terus menguatkan komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program prioritas yang telah dirancang.
Instruksi tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Program Prioritas Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (14/7/2026).
“Saya minta kepada Dinas Kesehatan, rumah sakit, Puskesmas, camat dan seluruh pihak terkait terus menguatkan komitmen dan kolaborasi bersama dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Bupati Maesyal.
Hingga Juli 2026, cakupan Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Tangerang telah mencapai sekitar 71 persen. Maesyal meminta semangat dan sinergi terus ditingkatkan agar cakupan semakin optimal.
Untuk memperluas jangkauan, Pemkab menginstruksikan Dinkes dan Disdik menyusun agenda pemeriksaan kesehatan gratis serentak di seluruh sekolah, mulai SD, SMP, SMA, hingga pondok pesantren. Pemeriksaan akan dimanfaatkan saat momen orientasi siswa baru.

Rakor juga membahas eliminasi TBC. Data pelaporan kasus TBC ke depan diminta disajikan dalam angka prevalensi per 100 ribu penduduk. Kecamatan Jambe, Desa Taban disebut sebagai contoh sukses skrining TBC terpadu. Kasus TBC di desa itu turun dari 8 kasus di 2025 menjadi 3 kasus.
Untuk menekan AKI dan AKB, RSUD Kabupaten Tangerang telah diperkuat dokter spesialis Feto-Maternal dan memiliki ruang perawatan BBLR level 3.
Maesyal juga menegaskan pentingnya Perbup Pranikah. Calon pengantin wajib cek kesehatan 3 bulan sebelum nikah sebagai upaya pencegahan stunting dan kematian bayi.
Ia menyebut alokasi anggaran kesehatan Kabupaten Tangerang saat ini 24-25 persen, jauh di atas mandatory spending nasional 10 persen.












