Nalar24.id | TANGERANG* — Selasa (14/7/2026), Gubernur Banten Andra Soni turun langsung ke lokasi. Bukan sekadar seremonial. Ia meninjau alat berat, pekerja, dan hamparan beton yang mulai menutup lubang di Jalan Teluknaga–Dadap.
Jalan ini lama jadi keluhan. Rusak, berlubang, dan sering bikin macet. Kini Pemprov Banten menjawab dengan rekonstruksi total pakai beton.
“Warga sangat bahagia ketika Pemerintah Provinsi Banten merekonstruksi ruas jalan Teluknaga–Dadap dengan konstruksi beton,” kata David, warga Dadap.
Bagi warga, ini bukan soal aspal baru. Ini soal waktu, keselamatan, dan ekonomi. Harapannya sederhana: cepat selesai, lalu lintas lancar.
Andra menyebut ini prioritas. Di APBD Murni 2026, Pemprov mengerjakan 750 meter pertama dengan anggaran Rp6 miliar. Di perubahan APBD akan ditambah Rp11 miliar lagi.
Total targetnya 8 kilometer ruas yang rusak berat.

“Harapan kita adalah bagaimana kita bisa menangani jalan sepanjang 8 kilometer ini, khusus yang dalam keadaan rusak berat,” tegas Andra.
Ia juga minta maaf atas ketidaknyamanan selama proyek berjalan dan mengajak warga berhati-hati.
Dengan beton, Pemprov menargetkan jalan ini lebih tahan lama menghadapi beban kendaraan berat di jalur pesisir utara Tangerang.












