News  

Pemkot Tangerang Akan Rekonstruksi Jalan Sitanala, Lebar Badan Jalan Ditambah

jalan sitanala neglasari kota tangerang rekonstruksi
Kondisi lalu lintas di Jalan Sitanala, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang yang akan direkonstruksi dan diperlebar oleh Pemkot Tangerang, Kamis (13/8/2026).JML/nalar24.id

Nalar24.id | KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang akan merekonstruksi ruas Jalan Sitanala, Kecamatan Neglasari, dalam waktu dekat. Proyek ini merupakan upaya Pemkot mengurai kemacetan di kawasan Jembatan Simpang Tujuh.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menjelaskan, proyek rekonstruksi ruas Jalan Sitanala akan mencakup pelebaran badan jalan sepanjang 146 meter sebelum akses putar balik u-turn di Jembatan Simpang Tujuh Kota Tangerang.

“Kami akan segera memulai proyek rekonstruksi Jalan Sitanala dalam waktu dekat, ada pelebaran badan jalan tepatnya di depan Kantor Perumda Tirta Benteng dan Pom Bensin Sitanala sebagai solusi jangka panjang mengatasi kemacetan di Jembatan Simpang Tujuh,” ujar Taufik, Kamis (13/8/2026).

Sejalan dengan itu, Pemkot Tangerang memastikan tidak ada pemberlakuan rekayasa lalu lintas di Jalan Sitanala Neglasari selama proyek rekonstruksi berlangsung.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya proyek rekonstruksi ini akan mengganggu kenyamanan berlalu lintas dan tidak ada pemberlakukan rekayasa lalu lintas, khusus di Jalan Sitanala bisa dilalui secara normal,” tambahnya.

Selain Jalan Sitanala, Pemkot Tangerang juga sedang merekonstruksi sejumlah ruas jalan utama lainnya. Total ada 4 ruas jalan yang masuk program perbaikan dalam dua bulan ke depan.

Keempat ruas jalan tersebut adalah Jalan Raya M. Toha, Jalan Iskandar Muda, Jalan Sitanala dan Jalan Marsekal Suryadarma.

BACA JUGA : Workshop Charoen Pokphand, Wabup Intan: Jangan Cari Untung Tapi Tinggalkan Pencemaran

Program ini merupakan bagian dari upaya memastikan kondisi infrastruktur tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat maupun pengguna jalan umum.

Pemkot berharap masyarakat dapat memaklumi adanya gangguan selama masa konstruksi. Pengguna jalan diminta tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

(Jamal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *