Pemahaman Hukum Adalah Investasi”, Pesan Dirbinum Puspomau ke Personel Lanud Dhomber

Pemahaman Hukum Adalah Investasi", Pesan Dirbinum Puspomau ke Personel Lanud Dhomber

Personel Lanud Dhomber Ikuti Pembinaan Hukum dari Puspomau
Ratusan personel Lanud Dhomber mengikuti pengarahan hukum dari tim Puspomau. Danlanud Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga menegaskan pelanggaran sekecil apapun dapat merusak nama baik diri dan satuan. Foto: Jamal/Nalar24.id

Nalar24.id | JAKARTA — Pembinaan hukum di lingkungan TNI Angkatan Udara kembali digencarkan. Kali ini giliran personel Lanud Dhomber yang menerima pengarahan langsung dari Direktur Pembinaan Umum (Dirbinum) Puspomau Kolonel Pom Dadan Triana di Graha Lanud Dhomber, Senin (7/9/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Di baliknya ada pesan besar dari pimpinan TNI AU: pelanggaran hukum, sekecil apapun, akan merusak diri sendiri, keluarga, hingga nama baik satuan.

Komandan Lanud Dhomber Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, M.Han., dalam sambutannya menegaskan hal tersebut. Menurutnya, kehadiran tim Puspomau adalah bentuk nyata perhatian pimpinan terhadap pembinaan personel.

Dirbinum Puspomau Kolonel Pom Dadan Triana memberikan pengarahan dalam kegiatan Safari Pembinaan di Graha Lanud Dhomber, Balikpapan, Senin (7/9/2026). Kegiatan ini menekankan pentingnya pemahaman hukum sebagai investasi bagi setiap prajurit TNI AU. foto : Jamal/Nalar24.id

“Setiap pelanggaran, baik disiplin maupun tindak pidana, dapat berdampak terhadap diri sendiri, keluarga, maupun citra satuan,” tegas Danlanud.

Bagi Kolonel Sorga, pembinaan hukum adalah langkah preventif. Tujuannya satu: mencegah sebelum terjadi. Sebab di era keterbukaan informasi, satu kesalahan personel bisa langsung mencoreng institusi TNI AU secara keseluruhan.

Senada dengan itu, Dirbinum Puspomau Kolonel Pom Dadan Triana membawa pesan yang lebih filosofis. Ia menyebut pemahaman hukum sebagai “investasi” bagi setiap prajurit.

“Memahami aturan dan ketentuan hukum, baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari, adalah investasi. Dengan tahu aturan dan konsekuensinya, personel akan bijak mengambil keputusan dan terhindar dari pelanggaran,” ujar Kolonel Dadan.

BACA JUGA : 278 Atlet Berebut Piala Panglima TNI 2026 Hadiah Rp500 Juta Resmi Bergulir di Bandung

Pernyataan ini menampar. Di tengah tugas negara yang berat, seringkali personel abai terhadap rambu-rambu hukum karena merasa “sudah biasa”. Padahal dampaknya panjang.

Puspomau sebagai penegak hukum di TNI AU jelas tidak ingin hanya menjadi pemadam kebakaran. Lewat “Safari Pembinaan” ini, mereka ingin membangun budaya patuh hukum dari akar.

Kegiatan yang diikuti seluruh personel Lanud Dhomber ini menjadi pengingat. Menjadi prajurit bukan hanya soal jago terbang dan menembak. Tapi juga soal menjaga integritas dan disiplin.

Jika setiap personel menganggap hukum sebagai investasi, maka citra TNI AU akan semakin kuat. Dan itulah yang sedang dibangun Puspomau lewat pembinaan langsung ke satuan-satuan.

(Jamal)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *