Nalar24.id | TANGERANG – Masyarakat Kota Tangerang dapat bersiap menyambut pelaksanaan Kirab Budaya & Ruwat Bumi 2026 yang akan digelar pada Minggu 27 September 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Sejit YMS Tjie Thien Ta Sen sekaligus Hari Ulang Tahun Tjie Thien Ta Sen Bio yang ke-43 tahun.
Rangkaian kegiatan Kirab Budaya & Ruwat Bumi 2026 akan berlangsung selama lima hari, mulai 23 hingga 27 September 2026. Acara tersebut dipusatkan di Tjie Thien Ta Sen Bio, Jalan Bouraq No.39, Pintu Air Timur, Kota Tangerang.

Penanggung Jawab Kegiatan Suhu Benny Susanto menyatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang menggabungkan tradisi, ritual, dan seni budaya.
Beragam pertunjukan dan upacara adat akan dihadirkan untuk memberikan pengalaman budaya yang utuh kepada masyarakat.
Pada 23 September, masyarakat dapat menyaksikan pentas seni barongsai dan liong. Rangkaian kemudian berlanjut dengan berbagai kegiatan hingga menuju puncak acara pada 27 September 2026.
Selama lima hari tersebut, pengunjung juga dapat melihat berbagai atraksi budaya lain yang menjadi ciri khas perayaan di klenteng.
”Pada hari puncak, rangkaian kegiatan akan diisi dengan ritual persiapan kirab, Cia Peng An, penyerahan Kiem Sin atau Sen Siang untuk ditempatkan di Kio atau Joli masing-masing, hingga pelepasan Kirab Budaya & Ruwat Bumi 2026,” seru Benny.
BACA JUGA : Di Gedung Bundar Majelis Adat Sunda (MASDA) Kolaborasi dengan Kejaksaan Agung RI
Lanjutnya, Kirab Budaya & Ruwat Bumi 2026 dijadwalkan pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB dengan mengangkat semangat pelestarian tradisi dan kearifan lokal. Rute kirab akan melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan keberagaman budaya serta memperkuat kebersamaan masyarakat. Melalui kirab, nilai-nilai toleransi dan harmoni antar umat beragama dan antar suku diharapkan dapat semakin terjaga di Kota Tangerang.
”Diproyeksikan, kegiatan tersebut akan dihadiri sekitar 2.000 hingga 3.000 orang. Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 700 hingga 1.000 peserta aktif serta 1.000 hingga 2.000 penonton langsung,” kata Benny.
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia juga berkoordinasi dengan aparat keamanan, Dinas Perhubungan, dan pengelola wilayah. ”Kirab juga akan melintasi area Kota Tangerang dengan jalur yang memiliki aktivitas masyarakat dan pengguna jalan cukup tinggi,” sambungnya.
BACA JUGA : Jangan Lupakan Akar Budaya! Wabup Intan Tegaskan Pekan Raya Balaraja Dongkrak Ekonomi Warga
Karena itu, masyarakat diimbau untuk datang lebih awal dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Jalur yang dilintasi kirab akan mendapat pengamanan khusus agar pelaksanaan dapat berjalan tertib dan aman.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan, masyarakat Kota Tangerang dapat mulai mencatat tanggalnya.
Kirab Budaya & Ruwat Bumi 2026 dijadwalkan mencapai puncak pada Minggu, 27 September 2026. Masyarakat dari dalam maupun luar Kota Tangerang dipersilakan hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan acara.
BACA JUGA : TTKKDH DPW Banten Gelar Keceran Tahunan di Cikande Perkuat Silaturahmi
Benny menegaskan, peringatan Sejit YMS Tjie Thien Ta Sen dan HUT Tjie Thien Ta Sen Bio ke-43 ini menjadi momentum penting untuk merawat tradisi leluhur. Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga menjadi upaya menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda budaya yang dapat dinantikan untuk melihat semarak tradisi dan seni budaya di Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang melalui dinas terkait juga mendukung pelaksanaan acara sebagai bagian dari penguatan pariwisata berbasis budaya dan religi.
Melalui Kirab Budaya & Ruwat Bumi, diharapkan masyarakat tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga memahami makna filosofis dari setiap ritual yang dilaksanakan.
Nilai gotong royong, rasa syukur, dan pelestarian lingkungan menjadi pesan utama yang ingin disampaikan dalam rangkaian kegiatan tahun ini.
(Avriyani)

Respon (1)