Nalar24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Selasa malam 30/6/2026. Ia memastikan seluruh perangkat daerah bergerak cepat menangani kebakaran dan meminimalkan dampak ke masyarakat.
Kebakaran diduga dipicu cuaca kemarau dan gas metana dari timbunan sampah. Angin kencang membuat api cepat meluas di area TPA seluas 33 hektare.
Buka Akses dan Siapkan Pemadaman Udara Pakai Helikopter
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan pemadaman dilakukan DLHK, BPBD, dan Damkar sejak awal kejadian. Namun sejumlah titik sulit dijangkau karena akses terbatas.
“Kami sekarang sedang berupaya membuka akses menuju titik-titik api dengan membongkar timbunan sampah menggunakan alat berat,” jelasnya.
Pemkab juga berkoordinasi dengan BNPB. Direncanakan penyiraman dari udara menggunakan helikopter untuk menjangkau area yang tidak bisa diakses jalur darat.
“Alhamdulillah tadi juga sudah hadir dari BNPB dan besok direncanakan dilakukan penyiraman dari udara menggunakan helikopter,” ujarnya.
![bupati maesyal rasyid kebakaran tpa jatiwaringin mauk darurat [image_id: 0]](https://nalar24.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG_20260701_045826.jpg)
Selain pemadaman, Pemkab memprioritaskan keselamatan warga terdampak asap. Warga dievakuasi ke kantor desa dan masjid. Petugas kesehatan dari Puskesmas juga disiagakan.
“Pak Camat, Kapolsek, Danramil dan para kepala desa sudah bergerak mengungsikan warga yang terdampak asap,” imbuhnya.
Pemkab tengah menyiapkan penetapan status darurat. “Insya Allah malam ini sedang dikonsepkan bersama BPBD dan DLHK untuk menetapkan kondisi ini sebagai status darurat,” kata Bupati.
Bupati juga dorong percepatan Program PSEL Pengolahan Sampah jadi Energi Listrik sebagai solusi jangka panjang. Volume sampah saat ini masih normal sekitar 1.200 ton per hari.
(Deddy)












