Nalar24.id | KABUPATEN TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Masjid Jami Baiturrahman yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Panggang, Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Sabtu malam (12/9/2026).
Peresmian masjid ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat. Selain sebagai sarana ibadah, Bupati Maesyal menegaskan masjid harus difungsikan lebih luas sebagai pusat pembinaan umat.
“Masjid juga harus hadir sebagai pusat pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, ruang memperkuat silaturahmi, sekaligus wadah membangun ukhuwah Islamiyah serta jadi benteng moral dan spiritual generasi muda di tengah masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya.
Menurutnya, keberadaan masjid tidak cukup hanya megah secara fisik. Yang lebih penting adalah bagaimana masjid bisa dimakmurkan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi warga sekitar.

Membangun dan Memakmurkan Masjid
Bupati Maesyal mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Kampung Panggang, panitia pembangunan, DKM, serta para donatur yang telah berkontribusi hingga berdirinya Masjid Jami Baiturrahman.
“Membangun masjid adalah langkah awal yang sangat baik, tetapi memakmurkannya adalah tugas kita bersama selanjutnya dengan kebersamaan dan kegotong royongan,” tegasnya.
Ia berharap masjid ini bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial. Dengan begitu, masjid tidak hanya ramai saat waktu shalat, tetapi juga menjadi tempat berkumpulnya warga untuk kegiatan positif.
BACA JUGA : Meriah! Gunungan Maulid Nusantara 7 Jadi Magnet Warga Kota Tangerang
“Kalau masjid hidup, maka masyarakatnya juga akan hidup. Anak-anak bisa belajar mengaji, remaja bisa dibina, dan orang tua bisa mempererat silaturahmi di sini,” katanya.
Momentum Maulid Nabi untuk Meneladani Akhlak Rasulullah
Peresmian masjid ini bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Bupati Maesyal mengajak masyarakat menjadikan momen ini bukan hanya sebagai seremonial tahunan, tetapi sebagai pengingat untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar tradisi seremonial tahunan, melainkan momentum bagi kita untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW,” ujarnya.
Ia menekankan nilai kejujuran, kasih sayang, toleransi, dan kerja keras yang diajarkan Rasulullah harus diimplementasikan dalam keluarga, lingkungan kerja, hingga bermasyarakat.
Apresiasi untuk Masyarakat Kampung Panggang
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid. Menurutnya, berdirinya Masjid Jami Baiturrahman adalah bukti nyata kekuatan kebersamaan warga.
BACA JUGA : Operasi SAR Hari Keempat, Tim Perluas Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda hingga 3.243 Mil Laut
“Saya bangga dengan semangat gotong royong masyarakat Kampung Panggang. Ini contoh bagaimana pembangunan bisa berjalan karena ada niat tulus dan kerja bersama,” ucapnya.
Di akhir sambutan, Bupati Maesyal mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keasrian masjid.
“Mari kita jaga bersama kebersihan, kenyamanan dan keasrian Masjid Jami Baiturrahman ini. Saya berharap masjid ini terus menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus memberikan keberkahan bagi masyarakat dan Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.
Acara peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh masyarakat, DKM, unsur pemerintah kecamatan, serta ratusan warga. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan shalawat, ceramah agama, dan doa bersama untuk keselamatan masyarakat Kabupaten Tangerang.
Dengan diresmikannya Masjid Jami Baiturrahman, diharapkan syiar Islam di wilayah Sukamulya semakin kuat dan masjid benar-benar menjadi rumah kedua bagi umat untuk beribadah, belajar, dan mempererat persaudaraan.
(Kanu)
