Nalar24.id | TANGERANG – Semangat kebangkitan ekonomi kreatif terpancar jelas dalam seremoni pembukaan Culinary Day Kota Tangerang Tahun 2026. Acara yang mempertemukan para pelaku kuliner terbaik ini dibuka secara resmi oleh Walikota Tangerang, Dr Sachrudin, bersama Walikota Bandung, H Muhammad Farhan, SE, sebagai bentuk kolaborasi strategis antar wilayah.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, di antaranya Wakil Walikota Tangerang H Mariyono Hasan, Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Fiki Novian Ardiansyah, serta Wakil Ketua 3 DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto. Kehadiran tokoh media nasional seperti CEO KG Media Andy Budiman Kumala dan Pemimpin Redaksi Kompas A Haryo Damardono menambah bobot prestisius acara ini.
Dalam sambutannya, Walikota Tangerang Dr Sachrudin menekankan bahwa Culinary Day bukan sekadar ajang pameran makanan, melainkan wadah integrasi ekonomi yang melibatkan sektor perbankan, media, dan pemerintah. Hal ini dipertegas dengan kehadiran Dirut Operasional Bank BJB, Ayi Subarna, yang turut mendukung digitalisasi transaksi UMKM di ajang tersebut.

“Culinary Day adalah panggung bagi kreativitas warga Tangerang. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kita optimis kuliner lokal mampu bersaing di kancah nasional bahkan internasional,” ujar Dr Sachrudin.
Walikota Bandung H Muhammad Farhan, SE juga mengapresiasi inisiatif Pemkot Tangerang. Menurutnya, kolaborasi dua kota besar ini bisa menjadi contoh penguatan ekonomi kreatif berbasis daerah.
“Kami belajar banyak dari Tangerang. Bagaimana mengintegrasikan UMKM kuliner dengan ekosistem digital dan media. Ini yang harus kita dorong bersama,” kata Farhan.
BACA JUGA : Wali Kota Sachrudin di PROSPEK 2026: Jadikan Tantangan Peluang untuk Buktikan Kualitas Diri

Selain pameran kuliner, acara ini juga diramaikan dengan pertunjukan seni dan budaya. Para penari tampil energik di atas panggung terbuka, menghibur ratusan pengunjung yang hadir sejak sore hari. Suasana semakin semarak dengan kehadiran stand-stand UMKM yang menawarkan berbagai menu khas Tangerang dan Bandung.
Untuk memastikan kenyamanan pengunjung, sebanyak 68 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, hingga Dinkes disiagakan di lokasi. Hingga akhir acara pembukaan, situasi dilaporkan berjalan dengan sangat tertib, aman, dan kondusif tanpa adanya kendala berarti.
Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Fiki Novian Ardiansyah menyatakan bahwa pengamanan dilakukan secara humanis. Tujuannya agar masyarakat bisa menikmati acara dengan tenang.
“Kami pastikan pengunjung aman. Silakan menikmati kuliner dan hiburan, tapi tetap jaga ketertiban,” ujarnya.
BACA JUGA : Wali Kota Sachrudin Letakkan Batu Pertama SMP Al Ikhlas Cipondoh, Dorong Kolaborasi Pendidikan
Dirut Operasional Bank BJB Ayi Subarna menambahkan, pihaknya menghadirkan sistem pembayaran digital di seluruh tenant UMKM. Langkah ini untuk mendorong pelaku usaha naik kelas dan terbiasa dengan transaksi non tunai.
“UMKM harus siap go digital. Bank BJB siap menjadi mitra untuk memperluas akses pasar kuliner Tangerang,” ungkap Ayi.
CEO KG Media Andy Budiman Kumala dan Pemred Kompas A Haryo Damardono yang hadir juga memberikan dukungan promosi melalui jaringan media nasional. Kehadiran media besar diharapkan mampu mendongkrak pamor kuliner Tangerang ke tingkat lebih luas.
Pemkot Tangerang menargetkan Culinary Day 2026 menjadi agenda tahunan yang berdampak langsung pada peningkatan omzet UMKM. Dengan menggandeng Bandung, diharapkan terjadi pertukaran resep, teknik usaha, hingga jaringan pemasaran antar pelaku kuliner.
Culinary Day 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga menjadi penggerak nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Tangerang dan sekitarnya.
(Avriyani)
